Polda Jateng Siap Gelar Operasi Keselamatan Candi 2026
- 29 Jan 2026 15:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas — Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang diikuti jajaran pejabat operasional dari 35 Polres se-Jawa Tengah. Kegiatan tersebut berlangsung di Gedung Borobudur Mapolda Jateng, Rabu (28/1/2026).
Latpraops dibuka secara resmi oleh Wakapolda Jawa Tengah, Brigjen Pol Latif Usman. Turut hadir dalam kegiatan tersebut Karo Ops Kombes Pol Basyaradyananda, Dirlantas Kombes Pol Pratama Adhyasastra, Kabid Humas Kombes Pol Artanto, serta sejumlah pejabat utama Mapolda Jateng lainnya.
Dalam arahannya, Brigjen Pol Latif Usman menyampaikan bahwa Operasi Keselamatan Candi 2026 akan dilaksanakan selama 14 hari, mulai 2 hingga 15 Februari 2026. Operasi ini akan melibatkan Polda Jateng, jajaran Polres, serta instansi terkait lainnya.
“Operasi ini mengedepankan kegiatan preemtif, preventif, dan penegakan hukum terhadap pelanggaran lalu lintas yang berpotensi menyebabkan kecelakaan,” ujarnya.

Menjelang pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026, Polda Jawa Tengah menggelar Latihan Pra Operasi (Latpraops) yang diikuti jajaran pejabat operasional dari 35 Polres se-Jawa Tengah (dok. Polda Jawa Tengah)
Ia menjelaskan, Operasi Keselamatan Candi merupakan tahapan awal dalam rangka mempersiapkan pelaksanaan Operasi Ketupat Candi 2026 yang akan digelar pada Maret mendatang untuk pengamanan arus mudik, arus balik, dan aktivitas masyarakat selama Hari Raya Idul Fitri.
Menurutnya, operasi ini bertujuan meningkatkan disiplin masyarakat dalam berlalu lintas, menekan angka pelanggaran, serta menurunkan jumlah korban fatalitas akibat kecelakaan lalu lintas. Selain itu, kegiatan ini juga menjadi upaya cipta kondisi keamanan, keselamatan, ketertiban, dan kelancaran lalu lintas menjelang Idul Fitri 1447 Hijriah.
Wakapolda menegaskan bahwa Operasi Keselamatan Candi bukan sekadar agenda rutin, melainkan momentum untuk meningkatkan kepercayaan publik terhadap Polri, khususnya di bidang lalu lintas. Ia pun mengingatkan seluruh personel agar menjalankan tugas secara profesional dan mengedepankan pendekatan humanis.
Selain itu, jajaran diminta mampu memetakan titik rawan kecelakaan dan blank spot, melengkapi sarana prasarana lalu lintas, serta terus memberikan edukasi kepada masyarakat tentang pentingnya keselamatan di jalan raya. Perhatian khusus juga diminta terhadap kesiapan jalur mudik dan balik, baik jalur tol maupun arteri.
“Seperti tahun lalu di Brebes, kami memberikan pelayanan valet ride bagi pemudik sepeda motor. Hal-hal seperti ini harus disiapkan dan disosialisasikan sejak sekarang,” jelasnya.
Menutup arahannya, Wakapolda berharap seluruh peserta Latpraops dapat mengikuti kegiatan dengan serius dan memahami setiap materi yang disampaikan. Dengan persiapan yang matang, pelaksanaan Operasi Keselamatan Candi 2026 hingga Operasi Ketupat Candi nantinya diharapkan dapat berjalan aman, lancar, dan memberikan manfaat nyata bagi masyarakat.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....