Surga Durian di Banjarnegara, Satu Pohon 15 Rasa

  • 29 Jan 2026 15:23 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banjarnegara : Pecinta durian kini punya destinasi wajib di Kabupaten Banjarnegara. Di Dusun Siweru, Desa Gembongan, Kecamatan Sigaluh, terdapat satu pohon durian langka yang mampu menghasilkan hingga 15 varian rasa berbeda dalam satu musim panen.

Pohon durian yang telah berusia lebih dari 100 tahun ini menjadi perhatian karena mampu menghasilkan berbagai varietas durian unggulan, seperti Musang King, Durian Hitam, Bawor, hingga Mimang, hanya dari satu batang pohon.

Keunikan tersebut tidak lepas dari inovasi teknik top working atau penyambungan yang diterapkan oleh petani setempat. Riyono, petani durian asal Desa Gembongan, mengungkapkan bahwa teknik tersebut mulai ia terapkan sejak tahun 2015.

“Sejak 2015, saya mulai menerapkan teknik top working atau penyambungan pada pohon durian tua. Teknik ini memungkinkan pohon lokal menghasilkan berbagai varian durian unggulan. Hanya dalam dua tahun, hasilnya sudah tampak, pohon mulai berbuah,” ujar Riyono.

Menurutnya, jumlah varietas yang dihasilkan dari satu pohon bisa berbeda-beda, tergantung ukuran pohon dan jumlah sambungan yang dilakukan.

“Saat ini, satu pohon durian di Desa Gembongan bisa menghasilkan antara lima sampai 20 varian sekaligus,” katanya.

Inovasi ini juga mendapat perhatian dari Pemerintah Kabupaten Banjarnegara. Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, yang menyaksikan langsung proses panen durian dengan sistem top working, berharap teknik tersebut dapat terus dikembangkan.

“Top working ini adalah terobosan yang memungkinkan pohon durian lokal menghasilkan buah dengan cita rasa yang lebih enak, bahkan mirip dengan Musang King dari Malaysia. Dengan teknik ini, produksi durian unggulan bisa meningkat dengan cepat,” ujar Bupati Amalia.

Ia menambahkan, inovasi tersebut diharapkan mampu meningkatkan kesejahteraan petani durian sekaligus memperkuat identitas Banjarnegara sebagai daerah penghasil durian dengan keanekaragaman rasa.

Keberadaan pohon durian dengan belasan rasa dalam satu batang ini menjadikan Desa Gembongan sebagai “surga durian” yang tidak hanya menarik minat wisatawan, tetapi juga membawa berkah ekonomi bagi petani durian lokal.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....