Studi Islam UIN Saizu Optimistis Raih Akreditasi Unggul
- 28 Jan 2026 14:56 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Program Doktor (S3) Studi Islam Pascasarjana UIN Saizu Purwokerto optimistis dapat meraih status akreditasi unggul. Hal ini disampaikan Direktur Pascasarjana UIN Saizu, Prof. Roqib, usai pelaksanaan workshop review borang akreditasi.
Berdasarkan hasil evaluasi internal, Prof. Roqib menyebutkan bahwa capaian pemenuhan standar akreditasi telah mencapai sekitar 90 persen.
“Kalau kita asumsikan standar unggul itu 100 persen, hasil evaluasi terakhir menunjukkan sekitar 90 persen sudah terpenuhi,” jelasnya.
Meski demikian, masih terdapat beberapa aspek yang perlu diperkuat, khususnya pada bidang pengabdian kepada masyarakat yang dinilai masih minim, terutama karena karakter mahasiswa S2 dan S3 yang berbeda dengan S1.
“Kami akan melakukan evaluasi untuk menyusun program pengabdian yang lebih terstruktur, dengan dana yang jelas dan relevan dengan pengembangan prodi,” katanya.
Prof. Roqib juga menyoroti sejumlah potensi keunggulan Prodi S3 Studi Islam, seperti jumlah guru besar yang memadai, alumni yang telah mencapai lebih dari 80 orang, serta tingkat serapan lulusan yang tinggi.
“Hampir semua alumni S3 sudah bekerja. Ini menjadi indikator kuat bahwa prodi ini layak dan siap meraih unggul,” ujarnya.
Lebih lanjut, Prof. Roqib menjelaskan bahwa status akreditasi unggul akan membuka peluang lebih luas, termasuk kemudahan akses beasiswa, seperti LPDP, serta penguatan jejaring kerja sama dengan lembaga nasional dan internasional.
Selain itu, akreditasi unggul juga menjadi syarat untuk pemberian gelar kehormatan seperti Doktor Honoris Causa dan Profesor Honoris Causa.
Terkait keterlibatan mahasiswa, Prof. Roqib menegaskan bahwa prestasi, publikasi jurnal, riset, serta kontribusi mahasiswa di ruang publik menjadi bagian penting dalam instrumen akreditasi, yang harus didukung dengan dokumentasi yang lengkap.
Untuk jadwal, Prof. Roqib menyebutkan bahwa proses unggah borang direncanakan pada akhir Januari atau awal Februari, dengan asesmen lapangan (AL) ditargetkan berlangsung sekitar April hingga Mei.
Menutup pernyataannya, Prof. Roqib mengajak masyarakat untuk bergabung dalam Program S3 Studi Islam UIN Saizu Purwokerto yang mengusung pendekatan interdisipliner.
“Program ini terbuka bagi siapa saja yang ingin mengkaji Islam secara interdisiplin, baik dikaitkan dengan kesehatan, keamanan, olahraga, dan bidang lainnya. Mari bergabung menjadi ilmuwan yang mampu menunjukkan ketinggian kajian Islam secara teoritis dan aplikatif,” pungkasnya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....