Masjid Agung Baitussalam Purwokerto Gelar Pelatihan Fotografi AI

  • 28 Jan 2026 14:41 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Pemanfaatan kecerdasan buatan (artificial intelligence/AI) kini kian merambah berbagai bidang, termasuk aktivitas keagamaan. Seiring maraknya pelatihan AI di berbagai daerah, Takmir Masjid Agung Baitussalam (MAB) Purwokerto turut membekali pengurusnya dengan keterampilan fotografi berbasis AI melalui pelatihan khusus yang digelar pada Sabtu malam (24/1/2026).

Pelatihan bertajuk Photography Kecerdasan Buatan/AI tersebut berlangsung di teras Gedung MTQ (Majelis Tahfidzil Qur’an) MAB yang tengah dibangun, mulai pukul 20.00 hingga 22.00 WIB. Kegiatan ini dipandu Dosen Fakultas Hukum Universitas Jenderal Soedirman (Unsoed), Noor Asyik, yang dibantu putranya, Cyril.

Noor Asyik menjelaskan, ide pelatihan bermula dari ketertarikan para pengurus takmir setelah melihat sejumlah foto berbasis AI yang kerap ia kirimkan ke grup WhatsApp Panitia Amaliah Ramadhan MAB. Respons positif tersebut mendorong permintaan spontan agar diadakan pelatihan khusus, yang akhirnya disepakati dan dilaksanakan pada malam akhir pekan.

Sebanyak delapan pengurus Takmir MAB mengikuti pelatihan ini dengan antusias. Bahkan, sebagai tindak lanjut, beberapa peserta mengusulkan pelatihan lanjutan, khususnya pembuatan materi presentasi PowerPoint berbasis AI untuk mendukung penyampaian kajian agar lebih menarik dan mudah dipahami jamaah.

Sebelum pelatihan, peserta diminta menyiapkan sejumlah kebutuhan teknis di ponsel masing-masing, antara lain akun Gmail serta foto close-up yang tajam, jernih, dan jelas. Foto-foto tersebut, baik foto pribadi maupun berlatar tertentu seperti jalan atau ruang terbuka, kemudian digunakan sebagai bahan praktik selama pelatihan dengan dukungan jaringan internet dari MAB.

Materi pelatihan meliputi pengenalan AI, manfaat positif dan potensi penyalahgunaan, hingga aspek hukum dan sanksi pidana. Peserta juga diperkenalkan pada beberapa aplikasi AI untuk pembuatan foto, di antaranya Google Gemini AI dan Dreamina CapCut, yang langsung dipraktikkan dalam sesi pelatihan.

Dalam praktik dasar menggunakan Gemini AI, sempat terjadi kendala jaringan wifi sehingga sebagian peserta belum berhasil menyelesaikan proses pembuatan foto. Namun, setelah mencoba kembali secara mandiri di rumah, peserta tersebut akhirnya berhasil mengaplikasikan materi yang telah diberikan.

Pelatihan ini bertujuan mengenalkan pemanfaatan AI sebagai alat bantu dakwah, mulai dari memvisualisasikan materi yang bersifat abstrak hingga menghasilkan karya foto yang kreatif dan menghibur. Kegiatan ditutup dengan makan malam sederhana berupa mi rebus bersama, menciptakan suasana akrab dan penuh kebersamaan di lingkungan Takmir MAB Purwokerto.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....