BMKG Kenalkan Skala MMI, Ukur Dampak Guncangan Gempa

  • 28 Jan 2026 11:08 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Badan Meteorologi, Klimatologi, dan Geofisika (BMKG) terus mengedukasi masyarakat terkait pemahaman gempa bumi. Salah satunya melalui pengenalan Skala MMI (Modified Mercalli Intensity). 

Skala ini digunakan untuk menggambarkan tingkat kekuatan guncangan gempa yang dirasakan di permukaan bumi. Tentunya, berdasarkan dampak yang ditimbulkan pada manusia, bangunan, dan lingkungan sekitar.

BMKG menjelaskan, Skala MMI berbeda dengan magnitudo gempa. Jika magnitudo mengukur energi gempa dari sumbernya, maka MMI menilai dampak gempa di suatu lokasi.

Sehingga satu gempa dapat memiliki tingkat MMI yang berbeda-beda di setiap wilayah. Skala MMI terbagi menjadi 12 tingkatan, mulai dari MMI I, yaitu getaran sangat lemah dan hanya dirasakan oleh sebagian kecil orang, hingga MMI XII, yang menunjukkan kehancuran total bangunan serta perubahan besar pada permukaan tanah. 

Pada tingkat rendah, seperti MMI I hingga III, gempa umumnya hanya dirasakan sebagai getaran ringan tanpa menimbulkan kerusakan. Sementara itu, pada tingkat menengah seperti MMI IV hingga VI, getaran dirasakan oleh banyak orang dan mulai menimbulkan kerusakan ringan.

Seperti retak pada dinding, barang jatuh, hingga perabot bergeser. Pada tingkat lebih tinggi, MMI VII hingga IX, kerusakan bangunan menjadi semakin signifikan, termasuk robohnya bangunan dengan konstruksi lemah.

Adapun pada tingkat MMI X hingga XII, gempa dapat menyebabkan kehancuran parah hingga total, bangunan hancur, tanah retak, serta benda-benda berat terlempar. Dampak ini biasanya terjadi di wilayah yang sangat dekat dengan pusat gempa atau memiliki kondisi tanah yang rentan.

BMKG mengimbau masyarakat untuk memahami Skala MMI agar dapat lebih siap dan tanggap menghadapi bencana gempa bumi. Informasi tingkat MMI yang disampaikan BMKG diharapkan membantu masyarakat dan pemerintah daerah dalam melakukan langkah mitigasi serta penanganan pascagempa secara tepat.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....