Kecelakaan Maut KA Gajayana di Kebumen
- 28 Jan 2026 10:31 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Kebumen - Kecelakaan maut terjadi di perlintasan kereta api JPL 582 Desa Lundong, Kecamatan Kutowinangun, Kabupaten Kebumen, Selasa ( 27/1/2026) malam. Kereta Api Gajayana K 35 rute Malang–Gambir menabrak sebuah truk tronton yang berhenti tepat di atas rel.
Akibat peristiwa tersebut, satu orang dilaporkan meninggal dunia dan dua lainnya mengalami luka-luka. Kecelakaan terjadi sekitar pukul 21.32 WIB saat KA Gajayana melintas dari arah barat ke timur.
Kapolres Kebumen AKBP I Putu Bagus Krisna Purnama mengatakan, berdasarkan informasi awal, truk tronton berwarna putih dengan nomor polisi L 8861 UC melaju dari arah timur ke barat dan diduga mengalami mogok di perlintasan kereta api.
“Sopir dan kernet sempat berupaya menyelamatkan diri, namun pada saat bersamaan kereta melintas sehingga tabrakan tidak dapat dihindari,” ujarnya.
Benturan keras membuat truk terpental sejauh sekitar 10 meter dan menghantam bangunan pos jaga perlintasan kereta api. Pengemudi truk bernama Sutarno, 42 tahun, warga Cilongok, Banyumas, meninggal dunia di lokasi kejadian.
Sementara itu, kernet truk, Suryanto, 54 tahun, warga Ajibarang, Banyumas, mengalami luka berat dan dilarikan ke RSUD Prembun untuk mendapatkan perawatan medis. Petugas jaga palang pintu perlintasan, Rahman Al Ghozali, 25 tahun, turut menjadi korban dan mengalami patah tulang pada bagian kaki serta luka lecet. Korban dalam kondisi sadar saat dievakuasi ke RS PKU Muhammadiyah Kutowinangun.
Masinis dan asisten masinis KA Gajayana dipastikan selamat. Namun, insiden ini sempat mengganggu perjalanan kereta api. Hingga Rabu dini hari sekitar pukul 04.30 WIB, kedua jalur rel kembali beroperasi normal meski proses evakuasi kendaraan masih berlangsung.
Polres Kebumen mengerahkan personel gabungan dari Polsek Kutowinangun, Satuan Lalu Lintas, Unit Identifikasi, Samapta, PMI, serta tim kesehatan untuk melakukan penanganan di lokasi. Polisi melakukan olah tempat kejadian perkara, evakuasi korban, pendataan saksi, serta penyelidikan lanjutan guna memastikan penyebab pasti kecelakaan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....