Imigrasi Cilacap Siapkan Penguatan Layanan dan Kancil Ngapak

  • 27 Jan 2026 14:49 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Cilacap - Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan layanan inovasi dan perluasan jangkauan pelayanan ke daerah. Kepala Subseksi Teknologi Informasi Keimigrasian Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap, Sap Pratiwi Wulan Dari, mengatakan fokus layanan ke depan akan diarahkan pada inovasi pelayanan keimigrasian.

“Setelah program imigrasi berjalan, kami akan kembali fokus ke layanan inovasi. Untuk bulan ini layanan Kancil Ngapak memang belum berjalan, namun kemungkinan akan kembali aktif mulai bulan depan,” ujarnya saat diwawancara RRI pada Selasa (20/1/2026).

Selain Kancil Ngapak, layanan keimigrasian di Mal Pelayanan Publik (MPP) juga mulai kembali berjalan secara rutin. Menurutnya, layanan reguler Imigrasi diperkirakan akan sepenuhnya aktif pada bulan depan, menyesuaikan dengan kesiapan waktu dan agenda pelayanan.

Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap terus berupaya meningkatkan kualitas pelayanan kepada masyarakat melalui penguatan layanan inovasi dan perluasan jangkauan pelayanan ke daerah ( dok. Kantor Imigrasi Kelas I TPI Cilacap)

Sap Pratiwi menjelaskan, Kancil Ngapak merupakan layanan jemput bola yang dilaksanakan selama satu minggu di masing-masing kabupaten. Program ini menyasar wilayah Banyumas, Purbalingga, Banjarnegara, dan Kebumen dengan mendatangi langsung daerah pelayanan.

“Untuk saat ini kami masih fokus di Kabupaten Kebumen. Namun perlu diketahui, wilayah kerja Imigrasi Kebumen kini telah bergeser ke Kantor Imigrasi Purworejo. Sementara wilayah kerja Imigrasi Cilacap meliputi Cilacap, Banyumas, Purbalingga, dan Banjarnegara,” jelasnya.

Terkait permohonan paspor, Sap Pratiwi menyebut jumlah pemohon relatif merata dari seluruh wilayah kerja. Hal ini karena layanan paspor telah tersedia di MPP masing-masing kabupaten.

Ia menambahkan, kuota layanan paspor di MPP berbeda dengan layanan di kantor imigrasi. Setiap MPP melayani sekitar 20 hingga 30 pemohon per hari, sementara di kantor imigrasi kuota pelayanan lebih besar.

Dengan penguatan layanan inovasi dan optimalisasi MPP, Imigrasi Cilacap berharap pelayanan keimigrasian semakin mudah diakses dan merata bagi masyarakat di wilayah kerjanya.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....