Siswi SMA Putra Harapan Selesaikan Hafalan 30 Juz
- 26 Jan 2026 14:20 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: SMA Boarding School Putra Harapan Purwokerto merayakan pencapaian luar biasa dua siswinya yang berhasil mengkhatamkan 30 juz Al-Qur’an pada Sabtu (24/1/2026). Prosesi Khotmil Qur’an yang berlangsung khidmat di Aula Kelurahan Pasir Kidul ini menjadi puncak perjuangan mereka selama menempuh pendidikan menengah.
Haya Fauziyah dan Sarah merupakan dua sosok inspiratif yang membuktikan bahwa dedikasi tinggi mampu menaklukkan tantangan menghafal kitab suci di usia muda. Keduanya berhasil menyelesaikan seluruh hafalan tersebut dengan strategi manajemen waktu yang disiplin di lingkungan sekolah berasrama.
“Setiap tahun kami memberikan penghargaan khusus bagi siapa pun yang berhasil mengkhatamkan satu juz hingga 30 juz untuk menguatkan motivasi mereka,” ujar Zahrotun Nisa selaku Penanggung Jawab Tahfidz.
Haya Fauziyah, siswi kelas 12, mengaku telah memulai komitmen menghafal sejak duduk di bangku kelas 10. Ia memanfaatkan fasilitas kelas Tahfidz yang memungkinkannya lebih fokus mendalami Al-Qur’an dibandingkan mata pelajaran reguler lainnya.
Metode pengulangan bacaan yang dilakukan secara konsisten setelah waktu Magrib dan Subuh menjadi kunci sukses Haya meraih mimpinya. Baginya, mencapai 30 juz adalah keinginan pribadi yang sudah lama ia cita-citakan sebelum lulus sekolah.
“Semangat terus dan jangan pernah lupa untuk selalu murajaah juz-juz sebelumnya agar hafalan yang sudah didapat tidak hilang begitu saja,” ucap Haya Fauziyah.
Di sisi lain, Sarah berhasil mencapai target 30 juz dalam kurun waktu tiga tahun masa pendidikannya di SMA Boarding School Putra Harapan. Ia secara mandiri mengatur jadwal rutin untuk menambah setoran hafalan di sela-sela kepadatan aktivitas akademiknya.
Waktu antara salat Magrib hingga Isya menjadi saat yang paling efektif bagi Sarah untuk berinteraksi secara mendalam dengan ayat-ayat suci. Dukungan lingkungan sekolah dan asrama diakui sangat membantu dirinya dalam menjaga konsistensi selama proses menghafal berlangsung.
“Menghafal itu bukan hanya sekadar tugas, tapi untuk kebaikan kita semua baik di dunia maupun di akhirat kelak,” ujar Sarah.
Keberhasilan dua siswi ini mendapat apresiasi tinggi dari pihak sekolah sebagai wujud nyata dari visi mencetak pemimpin berkarakter Islami. Pencapaian mereka diharapkan menjadi pemantik semangat bagi 40 peserta Khotmil Qur’an lainnya agar terus berprestasi.
Sekolah terus berupaya menyediakan fasilitas dan bimbingan melalui kurikulum muatan lokal Tahfidz yang representatif bagi para penghafal. Harapannya, kualitas spiritual siswa dapat berjalan beriringan dengan kemampuan intelektual yang unggul di masa depan.
“Prestasi ini adalah bagian dari upaya kami memberikan motivasi agar anak-anak menjadikan Al-Qur’an sebagai inspirasi hidup mereka,” kata Tri Nuryanto selaku kepala sekolah.
Melalui momen Khotmil Qur’an ini, Haya dan Sarah kini berkomitmen untuk terus menjaga hafalan mereka melalui aktivitas murajaah rutin. Mereka berharap keberkahan dari Al-Qur’an dapat terus membimbing langkah mereka dalam menempuh jenjang pendidikan yang lebih tinggi. (Muhamad Saepul Saputra)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....