Banjir Bandang Purbalingga, Pleton Siaga Bhayangkara Dikerahkan
- 24 Jan 2026 21:44 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purbalingga - Menanggapi bencana banjir bandang yang melanda wilayah Kabupaten Purbalingga pada Sabtu (24/1/2026) dini hari, Polres Purbalingga bergerak cepat dengan menerjunkan Pleton Siaga Bhayangkara. Langkah ini diambil untuk mempercepat proses evakuasi dan pemulihan pascabencana di dua titik terdampak.
Sinergi di Tengah Lumpur dan Puing
Kegiatan penanggulangan bencana ini dipimpin langsung oleh Wakapolres Purbalingga, Kompol Agus Amjat Purnomo. Di bawah guyuran sisa hujan, personel Polri bahu-membahu bersama tim gabungan dari TNI, BPBD, PMI, Pramuka, relawan, serta masyarakat setempat.
Fokus utama tim gabungan saat ini adalah:
Evakuasi Warga: Memastikan keselamatan warga yang terdampak di lokasi kejadian.
Pembersihan Material: Menyingkirkan kayu, batu, dan lumpur pekat yang sempat menutup akses jalan raya.
Pemulihan Lingkungan: Membersihkan puing-puing rumah warga yang mengalami kerusakan akibat terjangan air.
Dua Lokasi Terdampak Parah
Kompol Agus Amjat Purnomo menjelaskan bahwa operasi kemanusiaan ini difokuskan di dua wilayah, yakni Kecamatan Karangreja dan Kecamatan Mrebet.
"Kami melibatkan dua Pleton Siaga Bhayangkara. Masing-masing pleton berkekuatan 60 personel yang memiliki spesialisasi khusus dari berbagai fungsi kepolisian," ujar Wakapolres.
Pleton ini tidak hanya fokus pada evakuasi fisik, tetapi juga dibekali tim khusus yang meliputi:
Tim Power on Hand & Evakuasi: Untuk penanganan cepat di lapangan.
Trauma Healing: Untuk pendampingan psikologis korban bencana.
Kesehatan Lapangan & Logistik: Menjamin kebutuhan medis dan pangan terpenuhi.
Kamseltibcar Lantas: Mengatur arus lalu lintas di area terdampak.
Update Dampak Bencana
Banjir bandang yang dipicu luapan sungai ini terjadi pada Sabtu dini hari di Desa Serang (Karangreja) dan Desa Sangkanayu (Mrebet). Laporan sementara menyebutkan satu orang meninggal dunia dan dua orang mengalami luka-luka. Selain korban jiwa, sejumlah rumah warga juga dilaporkan mengalami kerusakan serius.
Sebagai langkah lanjutan, pihak kepolisian akan terus berkoordinasi dengan pemerintah daerah. "Kami sedang menyiapkan pembangunan posko taktis dan dapur umum di lokasi bencana untuk memastikan penanganan jangka pendek berjalan maksimal," pungkas Kompol Agus.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....