Stok dan Harga Beras di Pasar Manis Stabil
- 21 Jan 2026 10:05 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Aktivitas perdagangan di Pasar Manis, Kabupaten Banyumas, terpantau padat pada Rabu (21/1/2026). Bahan pangan beras tetap menjadi incaran utama warga sejak pagi hari, dengan kondisi harga yang dilaporkan relatif stabil meski terdapat keberagaman harga pada beberapa jenis kualitas tertentu.
Berdasarkan pantauan di lapangan, mayoritas konsumen mengaku harga beras saat ini masih berada dalam batas wajar. Stabilitas harga ini dinilai sangat membantu daya beli masyarakat, khususnya untuk pemenuhan kebutuhan pangan pokok rumah tangga sehari-hari di wilayah tersebut.
“Masih stabil, di harga sekitar Rp13.500 per kilogram,” ujar Ismiyati, salah satu pembeli di Pasar Manis kepada RRI, Selasa (20/1/2026).
Ia menjelaskan bahwa beras kualitas menengah merupakan jenis yang paling sering dikonsumsi karena harganya yang terjangkau. Namun, ia tetap menaruh harapan agar pemerintah dapat menjaga stabilitas harga, terutama guna mengantisipasi potensi kenaikan harga menjelang hari besar keagamaan.
Baca juga: Harga Bawang di Pasar Manis Purwokerto Naik Tipis
Kekhawatiran konsumen umumnya tertuju pada momen menjelang Idulfitri yang sering kali memicu inflasi pada barang kebutuhan pokok. Masyarakat berharap pasokan tetap terjaga agar harga tidak mengalami kenaikan signifikan yang dapat memberatkan beban ekonomi keluarga.
“Biasanya harga beras naik menjelang Idulfitri, jadi harapannya ke depan bisa turun,” ujarnya.
Harti, salah satu pedagang beras di Pasar Manis, mengonfirmasi bahwa stok beras jenis IR (beras kualitas standar) saat ini dalam kondisi aman dan mencukupi permintaan pasar. Beras jenis ini menjadi favorit masyarakat karena menawarkan keseimbangan antara kualitas rasa dan harga yang ekonomis bagi masyarakat luas.
Saat ini, beras IR dijual seharga Rp13.500 hingga Rp14.500 per kilogram, sementara beras kualitas premium menyentuh harga Rp16.000 per kilogram. Ia menilai pergerakan harga sejauh ini tidak terlalu terdampak oleh pergantian tahun maupun sentimen pasar lainnya.
Baca juga: Harga Daging Sapi Melonjak, Pedagang: Pola Jelang Lebaran
“Untuk beras, sejauh ini aman dan tidak terlalu terpengaruh momen seperti Idulfitri atau tahun baru,” ucap Harti.
Namun, sudut pandang berbeda disampaikan oleh pedagang lainnya, Ani, yang mencatat adanya tren kenaikan pada beras jenis IR Menurutnya, terdapat kenaikan harga dari semula Rp13.000 menjadi Rp14.500 per kilogram akibat kendala pada sisi produksi di tingkat petani.
Kenaikan harga ini diduga karena hasil panen yang berkurang akibat kerusakan tanaman petani. Meski harganya sedang berubah-ubah, Ia menyebutkan bahwa warga masih banyak mencari beras jenis IR dan Pandan Wangi karena kualitasnya.
“Harapannya harga beras bisa stabil, supaya tidak memberatkan masyarakat,” ujar Ani. (Liina).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....