Launching Koridor 4, Trans Banyumas Akhirnya ke Banyumas
- 29 Des 2025 20:15 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Koridor 4 Trans Banyumas resmi dilaunching pada Senin (29/12/2025) di Balai Adipati Mrapat Kecamatan Banyumas, Kabupaten Banyumas. Melayani rute Terminal Bulupitu Purwokerto-Terminal Kejawar RSUD Banyumas, koridor baru ini akan resmi beroperasi per 1 Januari 2026.
Direktur Utama PT Banyumas Raya Transportasi Ipoeng Martha Marsikun menyampaikan bahwa pembukaan koridor baru ini untuk menjawab kebutuhan transposrasi masyarakat Banyumas bagian selatan yang selama ini dinilainya belum terlayani optimal.
“Kami sudah melakukan survei ke masyarakat Banyumas bagian selatan. Mereka sudah sangat menantikan untuk dilayani Trans Banyumas. Selama ini masyarakat bertanya kenapa namanya Trans Banyumas tetapi belum melewati Banyumas," ujar Ipoeng,” kata Ipoeng.
Ipoeng menambahkan, terdapat sembilan bus, termasuk satu cadangan, yang akan melayani Koridor 4. Namun, bus-bus tersebut bukan unit baru, melainkan peralihan sebagaian armada dari Koridor 3A dan 3B yang memiliki load factor atau tingkat keterisian penumpang paling rendah dibanding koridor-koridor lainnya.
Baca juga: Empat Tahun, Trans Banyumas Tingkatkan Akses Transportasi Publik
“Kami membuka koridor baru tanpa penambahan unit bus maupun anggaran, sehingga kami memaksimalkan anggaran yang ada. Total ada delapan bus operasional dan satu cadangan,” ujar Ipoeng.
Terkait tarif, Ipoeng menyebut kemungkinan besar tidak ada perubahan. Besaran Tarif masih menyesuaikan ketentuan dari Kementerian Keuangan, yakni Rp3.900 untuk umum dan Rp2.000 khusus untuk pelajar, difabel, dan lansia. Kendati demikian, pihaknya akan berkomunikasi dengan Pemerintah Kabupaten Banyumas, mengingat dalam Peraturan Daerah tentang Pajak Daerah dan Retribusi Daerah (PDRD), tarif angkutan tercantum Rp5.000.
Adapun setelah peluncuran Koridor 4, Trans Banyumas akan memiliki lima layanan mulai tahun depan. Sebelumnya, Trans Banyumas telah mengoperasikan Koridor 1, Koridor 2, serta Koridor 3A dan 3B.
Untuk Koridor 4, jam operasional dimulai pukul 04.45 WIB dari Terminal Bulupitu menuju Terminal Kejawar RSUD Banyumas, dengan keberangkatan terakhir pada pukul 19.00 WIB.
Baca juga: Optimisme Jelang Pembukaan Koridor 4 Trans Banyumas
“Koridor baru ini melayani perjalanan dari Terminal Bulupitu – Berkoh – Kecamatan Kalibagor – Alun-Alun Banyumas – Terminal Kejawar – Depo Pelita – Kota Purwokerto – Pasar Wage – MAN 2 – Berkoh – kembali ke Terminal Bulupitu. Ada kurang lebih 66 halte atau tempat pemberhentian bus (TPB) untuk Koridor 4,” tutur Ipoeng.

Dalam kesempatan yang sama, Bupati Banyumas Sadewo Tri Lastiono menyampaikan bahwa layanan Trans Banyumas semakin diminati masyarakat. Terbukti, hingga akhir Desember, jumlah penumpang Trans Banyumas mendekati 2 juta.
“Sampai 27 Desember 2025, jumlah penumpang Trans Banyumas mencapai 1.980.201. Ini jumlah penumpang terbanyak dari kabupaten/kota yang menerima bantuan dari Kementerian. Kalau apple to apple, jumlah penumpang di Kota Solo mungkin lebih banyak, tetapi jika menghitung persentase dengan jumlah penumpang dibagi dengan jumlah bus, saya yakin Banyumas yang terbaik,” ucap Sadewo.
Bupati menambahkan, peluncuran Koridor 4 merupakan wujud nyata komitmen pemerintah daerah dalam menjawab kebutuhan mobilitas masyarakat yang terus meningkat. Ekspansi trayek ini menjadi bagian dari penguatan layanan transportasi publik, sekaligus sebagai upaya menambah layanan bagi masyarakat Banyumas selatan dan kawasan wisata Kota Lama Banyumas.
Baca juga: Trans Banyumas Matangkan Persiapan Koridor Baru
Sadewo berharap pengoperasian koridor ini, membuat aksesibilitas lebih baik karena masyarakat memperoleh layanan mobilitas yang mudah, efisien, dan terjangkau. Selain itu, Trans Banyumas juga mulai menjadi daya tarik tersendiri bagi sektor pariwisata lokal.
"Antusiasme masyarakat terlihat dari pemanfaatan layanan ini untuk kegiatan sosial, seperti reuni maupun berkeliling menikmati suasana kota pada akhir pekan," ucapnya.
Sementara itu, Anggota Komisi V DPR RI, Novita Wijayanti menilai, peluncuran Koridor 4 dapat membuka aksesibilitas yang lebih luas bagi masyarakat untuk beraktivitas dan mendorong pertumbuhan ekonomi lokal.
“Kami berharap layanan ini dapat memudahkan warga dalam beraktivitas, baik untuk bekerja, bersekolah, berdagang, maupun mengakses layanan kesehatan dan pelayanan publik lainnya,” ujar Novita. (FR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....