UMP Tekankan Etika Akademik dalam Pemanfaatan AI

  • 24 Des 2025 09:54 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Perpustakaan Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) menggelar seminar bertema “Penguatan Etika Akademik pada Penyusunan Tugas Akhir Berbasis AI” yang dirangkaikan dengan pengukuhan Duta Perpustakaan UMP Tahun 2026 serta sosialisasi SMART SKPI. Kegiatan ini dilaksanakan secara hybrid dari Aula AK. Anshori UMP dan diikuti peserta melalui Zoom Meeting serta siaran YouTube.

Acara tersebut dihadiri Wakil Rektor I Bidang Akademik dan Kerja Sama UMP Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D., Kepala Biro Administrasi Akademik UMP Ns. Sri Suparti, S.Kep., M.Kep., Kepala Perpustakaan UMP Riski Tri Wismanawati, S.Hum., para narasumber, serta Duta Perpustakaan UMP tahun 2025 dan 2026.

Kepala Perpustakaan UMP, Riski Tri Wismanawati menyampaikan bahwa seminar ini merupakan hasil kolaborasi Perpustakaan UMP dan Biro Administrasi Akademik sebagai respons terhadap pesatnya pemanfaatan kecerdasan buatan (Artificial Intelligence/AI) di lingkungan akademik.

Melalui kegiatan ini, mahasiswa diharapkan mampu memanfaatkan AI tanpa mengabaikan etika akademik serta tetap menjaga keaslian karya ilmiah. Ia juga menyampaikan apresiasi kepada Duta Perpustakaan UMP Tahun 2025 atas kontribusinya dalam pengembangan literasi kampus.

Baca juga: Poster BEM Fikes UMP Terbaik di Abdidaya Ormawa

“Pemanfaatan teknologi AI dalam dunia akademik dapat menjadi alat bantu yang efektif dalam penelusuran literatur, pengembangan ide, dan penulisan karya ilmiah, asalkan digunakan secara bijak, etis, dan bertanggung jawab,” ujar Riski dalam keterangan yang diterima RRI, Selasa (23/12/2025).

Dalam kesempata yang sama, Wakil Rektor I UMP Assoc. Prof. Saefurrohman, Ph.D. Ia menegaskan bahwa AI seharusnya diposisikan sebagai alat bantu, bukan pengganti proses berpikir mahasiswa.

“Mahasiswa tetap harus mengedepankan nalar kritis dan memegang teguh etika akademik dalam penyusunan tugas akhir,” ujarnya.

Lebih lanjut, Saefurrohman menekankan pentingnya komunikasi yang baik antara mahasiswa dan dosen pembimbing terkait pemanfaatan AI, agar penggunaannya tetap tepat sasaran. Selain itu, Saefurrohman menyoroti pentingnya SMART SKPI sebagai dokumen yang merekam capaian akademik dan nonakademik mahasiswa sejak awal masa studi.

Usai sambutan, dilakukan pengukuhan Duta Perpustakaan UMP Tahun 2026 serta pelepasan Duta Perpustakaan UMP Tahun 2025. Dua mahasiswa yang terpilih sebagai Duta Perpustakaan UMP Tahun 2026 yakni Naela Barokah dari Program Studi Pendidikan Sejarah dan Julia Mawaddah dari Program Studi Sastra Inggris.

Baca juga: UMP Siapkan Beasiswa Khusus bagi Pengurus OSIS

Rangkaian kegiatan dilanjutkan dengan sosialisasi urgensi SKPI sebagai dokumen kelulusan yang disampaikan Kepala Biro Administrasi Akademik UMP, Ns. Sri Suparti. Ia menjelaskan bahwa SKPI berfungsi mencatat kompetensi lulusan, pengalaman organisasi, serta berbagai prestasi mahasiswa sebagai bekal memasuki dunia kerja.

Acara ditutup dengan seminar penguatan etika akademik dalam penyusunan tugas akhir berbasis AI yang menghadirkan narasumber Herdian, S.Psi., M.Psi., Ph.D. dan Amri Hariri, S.IP., M.A., dengan moderator Lubna Mumtazah, mahasiswi Program Studi Agroteknologi Fakultas Pertanian dan Perikanan UMP.

Melalui kegiatan ini, Perpustakaan UMP berharap mahasiswa semakin cermat memanfaatkan teknologi AI, memiliki kesadaran tinggi terhadap etika akademik, serta menjaga integritas dalam setiap karya ilmiah yang dihasilkan.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....