Empat Pilar Kebangsaan Jadi Filter Pengaruh Negatif Digital

  • 12 Des 2025 07:01 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas: Empat pilar kebangsaan yakni Pancasila, Bhinneka Tunggal Ika, Negara Kesatuan Republik Indonesia (NKRI), merupakan landasan fundamental dalam kehidupan berbangsa dan bernegara. Dalam dunia digital, empat pilar kebangsaan dapat menjadi filter dalam menyaring budaya-budaya yang sesuai dengan kepribadian Bangsa Indonesia.

Hal ini disampaikan Anggota MPR RI, Siti Mukaromah, S.Ag, MAP dalam kegiatan Sosialisasi Empat Pilar Kebangsaaan yang dilakukan di Sekolah Menengah Kejuruan (SMK) Diponegoro 3 Kedungbanteng, Kamis (11/12/2025).

“Kemajuan teknologi seperti dua mata uang, satu sisi membawa pengaruh positif memudahkan manusia dalam melakukan berbagai hal. Tapi disisi lain juga ada dampak negatif yang ditimbulkan. Dalam situasi ini, empat pilar kebangsaan merupakan landasan fundamental sekaligus pegangan bagi generasi muda agar tidak mudah terbawa arus negatif,” kata Erma yang juga Anggota FPKB DPR RI ini.

Budaya yang berasal dari mancanegara, lanjutnya, tidak sepenuhnya bisa diterapkan di Indonesia. Sehingga perlu kokohnya benteng empat pilar yang mengandung serta membentengi masyarakat dari pengaruh negatif dunia digital.

“Gunakan dan manfaatkan teknologi secara bijak, beretika dan produktif. Lakukan tindakan dan sikap yang menjaga keutuhan NKRI, bhinneka tunggal ika, dan memahami nilai-nilai Pancasila dan Undang-undang Dasar 1945,” katanya menambahkan.

Menurut Erma, jenjang pendidikan SMK merupakan jenjang pendidikan yang ditempuh dengan tujuan anak sudah siap memasuki dunia kerja. Di SMK Diponegoro sendiri ada 4 (empat) jurusan yakni Teknik Kendaraan Ringan, Desain Komunikasi Visual (DKV Jakarta), Manajemen Perkantoran dan Layanan Bisnis, serta Akuntansi.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....