Huntara Untuk Korban Tanah Longsor Pandanarum Mulai Dibangun

  • 24 Nov 2025 13:25 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banjarnegara: Pembangunan hunian sementara (huntara) bagi warga terdampak tanah longsor di Dusun Situkung, Desa Pandanarum, mulai dilakukan. Pemerintah Kabupaten Banjarnegara resmi memulai pembangunan 50 unit huntara sebagai tahap awal penanganan.

Bupati Banjarnegara, dr. Amalia Desiana, memastikan bahwa kesepakatan antara pemerintah kabupaten dan pemerintah desa terkait lokasi huntara telah final, sehingga pembangunan bisa segera dimulai.

“Alhamdulillah sudah clear antara Pemda dan Pemdes. Lokasi sudah disepakati, dan kemarin pembangunan huntara mulai dikerjakan,” ujarnya saat meninjau lokasi, Senin (24/11/2025) siang.

Untuk saat ini, lahan yang tersedia baru mencukupi pembangunan 50 unit huntara. Amalia menjelaskan, pembangunan dilakukan bertahap sambil menunggu kesiapan lahan baru yang akan digunakan untuk tahap berikutnya.

“Yang lahannya sudah siap kami bangun dulu, supaya prosesnya cepat. Sambil mempersiapkan lahan lainnya untuk pembangunan tahap berikutnya,” jelasnya.

Berdasarkan pendataan sementara, jumlah rumah warga yang terdampak dan tidak lagi dapat dihuni mencapai lebih dari 200 unit. Verifikasi ulang terus dilakukan untuk memastikan jumlah pastinya.

Dari 50 unit yang mulai dibangun, pemerintah memastikan penempatan akan mengutamakan warga dengan kondisi darurat, seperti lansia atau korban yang memiliki penyakit tertentu.

“Untuk tahap pertama ini, tentu kami melihat skala prioritas. Misalnya korban sakit stroke atau warga lansia,” tegas Amalia.

Selain huntara, pembangunan talut turut dilakukan untuk memperkuat area yang rawan longsor. Pembangunan talut ini merupakan bantuan dari Baznas.

“Ada bantuan dari Baznas untuk pembuatan talut. Kondisi saat ini memang harus saling mengisi, mana yang bisa dikerjakan Pemda, provinsi, pusat, ataupun masyarakat,” tambahnya.

Pemerintah memastikan pembangunan huntara lanjutan akan terus dipercepat demi memberikan tempat tinggal aman bagi seluruh korban longsor. (jkw)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....