Hujan Deras Picu 16 Kejadian Bencana di Banyumas
- 12 Nov 2025 11:11 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas : Hujan deras yang mengguyur wilayah Kabupaten Banyumas pada Selasa (11/11/2025) siang hingga malam mengakibatkan sedikitnya 16 kejadian bencana di sejumlah kecamatan. Data dari Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Banyumas higga Rabu ( 12/11/2025) siang mencatat, dari total kejadian tersebut terdiri atas 10 peristiwa banjir, 4 tanah longsor, dan 2 akibat cuaca ekstrem.
Kepala Bidang Kedaruratan dan Logistik BPBD Banyumas, Abdul Ladjiz, mengatakan jumlah tersebut masih mungkin bertambah karena petugas masih melakukan pendataan di lapangan. “Dampak paling parah terjadi akibat banjir di sejumlah titik dalam wilayah Kota Purwokerto,” jelasnya.
Banjir terjadi di beberapa lokasi, antara lain di Kelurahan Sokanegara, Kecamatan Purwokerto Timur; Jalan Raya Kembaran, Kecamatan Kembaran. Kemudian terdata juga di Desa Karanglewas Kidul dan Perumahan Mandalatama, Kecamatan Karanglewas.
Serta di wilayah Purwokerto Barat seperti Kelurahan Rejasari, Bantarsoka, Karanglewas Lor, dan Pasir Kidul. Sementara di Kecamatan Sumpiuh, banjir luapan dilaporkan terjadi di Desa Nusadadi, Grumbul Nusapule.
Selain banjir, dua kejadian cuaca ekstrem berupa angin kencang dilaporkan merusak rumah warga di Desa Purwodadi, Kecamatan Kembaran, dan Desa Sokawera, Kecamatan Cilongok. Adapun empat tanah longsor terjadi di Desa Kaliwangi, Kecamatan Purwojati; Desa Kalikesur, Kecamatan Kedungbanteng; Desa Cikakak, Kecamatan Wangon; serta Desa Watuagung, Kecamatan Tambak.
Abdul Ajiz menambahkan, sebagian besar lokasi banjir saat ini sudah surut, namun tim BPBD masih terus melakukan kaji cepat dan berkoordinasi dengan instansi terkait untuk memastikan kondisi warga dan infrastruktur yang terdampak.
“Tim Pusdalops PB BPBD Banyumas terus memantau perkembangan di lapangan dan melakukan koordinasi dengan perangkat desa serta dinas terkait untuk langkah penanganan lebih lanjut,” katanya.
Abdul Ajiz meminta agar masyarakat tetap mewaspadai potensi bencana alam, akibat masih tinggi curah hujan yang terjadi di wilayah ini.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....