Harga Beras di Purwokerto Terpantau Naik

  • 07 Agt 2025 15:07 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Banyumas : Harga beras di pasar tradisonal yang ada di Purwokerto, Kabupaten Banyumas kembali mengalami kenaikan sejak awal juli lalu. Kenaikan ini dirasakan langsung oleh para pedagang, termasuk Diro Sumiarto, penjual beras yang sudah berjualan selama 26 tahun di Pasar Pon Purwokerto.

Menurut Diro, hampir semua jenis beras mengalami lonjakan harga, mulai dari IR hingga pandan wangi. Jika sebelumnya harga beras hanya sekitar Rp11.500 per kilogram, kini sudah menyentuh Rp12.500 per kilogram dari supplier.

“Ya semuanya lah, IR, pandan wangi, semuanya naik. Yang sebelumnya paling ya Rp11.500 sekarang sampai udah Rp12.500 dari selipan,Ya kalau saya ngecer Rp14.000tapi IR campur pandan, kalau hanya pandan Rp16.000.” Ungkapnya pada Kamis (7/8/2025)

Diro menjelaskan bahwa kenaikan harga ini salah satunya dipengaruhi oleh pembelian gabah oleh pemerintah dengan harga tinggi, serta gangguan distribusi akibat dugaan penimbunan oleh oknum tertentu. Hal ini membuat harga gabah naik di tingkat petani, dan berdampak pada naiknya harga beras di tingkat konsumen.

Kondisi ini membuat pedagang harus pintar-pintar menyesuaikan harga agar tidak kehilangan pelanggan. Meskipun daya beli masyarakat cenderung menurun, penjual tetap berupaya menjaga agar harga tidak melonjak terlalu tinggi.

“Ya mudah-mudahan pemerintah dapat memberikan bantuan subsidi beras yang adil sehingga harga beras jadi stabil,” harapnya.

Diro berharap pemerintah segera mengambil langkah yang tepat untuk menstabilkan harga beras, baik melalui subsidi dan pengawasan distribusi, Dengan begitu, masyarakat tetap bisa membeli beras dengan harga terjangkau dan para pedagang pun tidak mengalami kerugian.(Denis Hendriyawan)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....