Libur Sekolah, Pendaki ke Gunung Slamet Meningkat
- 01 Jul 2025 14:24 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purbalingga : Memasuki masa libur sekolah, jumlah pendaki Gunung Slamet melalui jalur Bambangan Desa Kutabawa, Karangreja Kabupaten Purbalingga, melonjak drastis. Peningkatan signifikan terutama terjadi saat akhir pekan panjang (long weekend), dengan jumlah pendaki bisa mencapai 1.200 orang.
Ketua Pos Pendakian Gunung Slamet, Saeful Amri, mengatakan bahwa lonjakan pendaki mulai terasa sejak awal liburan. “Biasanya di luar liburan, pendaki per hari hanya 40 sampai 50 orang. Tapi saat liburan sekolah ini, di luar akhir pekan saja bisa mencapai 70 sampai 100 orang per hari,” ujarnya, Selasa (1/7/2025).
Puncak keramaian terjadi saat akhir pekan dan long weekend. “Kalau weekend bisa 400 sampai 500 orang. Bahkan yang paling banyak kemarin sampai 1.200 pendaki dalam tiga hari, Jumat sampai Minggu,” lanjutnya.
Para pendaki didominasi oleh pengunjung dari luar daerah, khususnya Jakarta dan Surabaya. Sementara pendaki lokal Banyumas dan sekitarnya cenderung memilih jalur lain atau melakukan pendakian "tektok" (naik-turun dalam satu hari) karena sudah terbiasa dengan medan.
Meski ramai, Saeful mengingatkan bahwa batas aman pendakian saat ini masih dibatasi hanya sampai Pos 9 atau Pelawangan, sejauh dua kilometer dari puncak. Hal ini dikarenakan kondisi cuaca di puncak Gunung Slamet yang belum stabil termasuk saat ini Gunung Slamet masih berstatus waspada.
“Asuransi hanya berlaku sampai Pos 9. Kalau memaksa ke puncak, itu menjadi risiko masing-masing. Kami sudah sampaikan kepada para pendaki,” tegasnya.
Salah satu pendaki pemula, Galang Rimata Mabak, mahasiswa dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP), mengaku baru pertama kali mendaki Gunung Slamet. “Sebelumnya saya hanya pernah ke Gunung Prau. Sekarang penasaran saja, makanya mencoba ke Slamet,” ujarnya. Galang datang bersama teman-teman dari Purbalingga, Baturraden, dan Gumelar, memanfaatkan waktu libur kuliah.
Kendati menjadi momen favorit para pecinta alam, pihak pos pendakian mengimbau agar seluruh pendaki tetap mengutamakan keselamatan dan mengikuti batas aman yang telah ditetapkan.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....