BNN Purbalingga Perkuat Gerakan Anti Narkoba 2025

  • 18 Jun 2025 17:11 WIB
  •  Purwokerto

KBRN, Purwokerto : Dalam rangka memperingati Hari Anti Narkotika Internasional (HANI) 2025 yang jatuh pada tanggal 26 Juni, Badan Narkotika Nasional (BNN) Kabupaten Purbalingga akan menggelar sejumlah kegiatan berkolaborasi dengan berbagai pemangku kepentingan untuk memperkuat gerakan bersama melawan narkoba.

Mengusung tema “Memutus Rantai Peredaran Gelap Narkoba melalui Pencegahan, Rehabilitasi, dan Pemberantasan Menuju Indonesia Emas 2045”, kampanye tahun ini menekankan pentingnya aksi jangka panjang yang terkoordinasi dalam mencegah kejahatan narkotika terorganisasi.

Kepala BNN Kabupaten Purbalingga, AKBP. Sharlin Tjahaja Frimer Arie, S.H, M.Si, menegaskan bahwa langkah-langkah yang diambil selaras dengan Asta Cita Presiden Prabowo Subianto dan Kepala BNN RI.

“Yang kami lakukan di BNN Kabupaten Purbalingga sejalan dengan Asta Cita Presiden Republik Indonesia dan Kepala BNN Republik Indonesia. Di antaranya ya itu kolaborasi dengan lintas stakeholder, kemudian optimalisasi empat fungsi BNN, yaitu pencegahan, pemberdayaan masyarakat, rehabilitasi dan pemberantasan melalui kegiatan inovatif seperti BNN masuk sekolah dan layanan rehabilitasi on the spot,” ujarnya.

Selain itu, BNN Purbalingga juga mengikuti acara daring bersama BNN Republik Indonesia, seperti renungan malam nasional dan kampanye Mars Antinarkoba yang menyasar pelajar dari tingkat Sekolah Dasar hingga perguruan tinggi, yang berlangsung mulai Juni hingga Oktober 2025.

Meskipun angka penyalahgunaan narkotika di Purbalingga relatif rendah dibanding wilayah lain, Kepala BNN Purbalingga itu menyebut peredaran obat-obatan terlarang masih menjadi perhatian serius di wilayahnya.

“Jadi yang terjadi sekarang ini adalah khususnya kami di Purbalingga ini adalah masalah peredaran obat-obat terlarang. Kalau khusus Narkotika memang agak rendah tetapi obat-obatan terlarang yang mungkin sudah dikenal di halayak umum,” jelas Sharlin.

Peringatan HANI 2025 ini menjadi momentum penting untuk mempertegas kembali bahwa pemberantasan narkoba bukan hanya tanggung jawab BNN, melainkan seluruh elemen masyarakat dan pemerintah. (Damara Sakti)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....