Kampung Ilmu Serayu Network: Inovasi Lingkungan dari Banjarnegara
- 15 Jun 2025 17:47 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banjarnegara: Yayasan Serayu Network Indonesia, sebagai mitra binaan PT PLN Indonesia Power UBP Mrica, kini menjelma menjadi pionir konservasi lingkungan dengan menghadirkan "Kampung Ilmu Serayu Network", sebuah kawasan edukasi yang memadukan pelestarian alam dan pemberdayaan masyarakat secara berkelanjutan.
Diluncurkan pada 2023, program unggulan ini menjadi pilot project PLN Indonesia Power yang mengoptimalkan lahan milik UBP Mrica agar memiliki nilai lebih, tak hanya dari sisi lingkungan, tetapi juga sosial dan ekonomi masyarakat sekitar.
Pengelola Serayu Network, Maman Fansyah mengatakan, Kampung Ilmu Serayu Network berdiri kokoh di atas empat pilar utama yang saling terintegrasi.
Yakni Peternakan Kambing Perah, yang merupakan sumber bahan baku organik dan penggerak ekonomi warga. Selanjutnya ada Bank Pupuk, yang engolah limbah peternakan menjadi pupuk organik berkualitas. Bank Pakan, dengan mengembangkan silase dari tanaman hijauan seperti indigofera dan kaliandra serta Pembibitan, dengan menyediakan bibit tanaman konservasi untuk penghijauan di sepanjang DAS Serayu.
“Sinergi dari keempat pilar ini melahirkan ekosistem pertanian terpadu yang tidak hanya ramah lingkungan, tetapi juga produktif dan berkelanjutan,” katanya.
Menurut Maman, tahun 2024 menjadi titik inovatif baru bagi Kampung Ilmu. Menghadapi tantangan sedimentasi dan penyebaran eceng gondok, tim Kampung Ilmu mengubahnya menjadi solusi. Eceng gondok kini dimanfaatkan sebagai campuran pupuk organik, sementara sedimentasi sungai digunakan sebagai media tanam alternatif.
“Dari masalah menjadi berkah — inilah wajah baru konservasi modern berbasis komunitas,” ujarnya.
Kampung Ilmu tak hanya tumbuh sebagai kawasan konservasi, tetapi juga sebagai lokasi wisata edukasi lingkungan. Pelajar dari berbagai tingkatan, mahasiswa, hingga kelompok tani dari dalam dan luar Banjarnegara datang untuk belajar langsung praktik pertanian berkelanjutan, konservasi DAS, hingga pengelolaan limbah berbasis masyarakat.
“Kami percaya bahwa solusi lingkungan yang kuat harus dimulai dari masyarakat sendiri,” ujar pengelola Yayasan Serayu Network Indonesia. “Dengan dukungan dari PLN Indonesia Power UBP Mrica, kami menciptakan kawasan edukasi yang menyatukan ilmu pengetahuan, teknologi lokal, dan kearifan masyarakat setempat,”ucapnya.
Kampung Ilmu Serayu Network membuktikan bahwa perubahan besar bisa dimulai dari komunitas lokal. Dari Banjarnegara untuk Indonesia — inisiatif hijau ini patut menjadi contoh bagi daerah lain dalam merawat lingkungan dan memberdayakan masyarakat secara bersamaan. (jkw)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....