Kebumen Bahas Usulan Jam Malam bagi Remaja
- 12 Jun 2025 12:10 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Usulan pemberlakuan jam malam bagi remaja di Kebumen kembali mencuat dan menuai perhatian masyarakat. Rektor UMNU sekaligus Ketua PCNU Kebumen, Dr. Imam Satibi, menyebut kebijakan ini penting demi pembinaan generasi muda.
Ia menilai kondisi saat ini menunjukkan tren remaja yang kerap berkegiatan hingga larut malam tanpa pengawasan. Fenomena ini memicu keresahan orang tua, terutama di wilayah perkotaan yang rawan gangguan sosial.
“Banyak orang tua yang sekarang banyak mengeluh nih, terutama di daerah kota itu loh Jadi bising dengan suara kenalpot,” ujarnya, Kamis (12/6/2025).
Dengan latar belakang itulah, ia mengusulkan agar remaja tidak diperkenankan berkegiatan di luar rumah setelah pukul 21.00 malam. Pembatasan ini dinilai penting untuk mencegah kebiasaan begadang yang dapat berdampak buruk pada pendidikan dan kesehatan mereka.
“Kalau seandainya ada kegiatan di luar jam itu yang penting sekali harus dengan orang tua lah,” ujarnya.
Menurut Imam, momentum pergantian kepemimpinan daerah menjadi peluang untuk mengusulkan kebijakan yang berpihak pada anak dan remaja. Terlebih, Bupati baru telah meluncurkan program-program yang menunjukkan komitmen terhadap perlindungan dan pembinaan generasi muda.
Namun, Imam menegaskan bahwa keberhasilan kebijakan ini bergantung pada dukungan semua pihak, termasuk pemerintah, TNI/Polri, sekolah, organisasi masyarakat, dan orang tua. Dengan sinergi yang kuat, ia berharap usulan jam malam ini segera terwujud dan diterima oleh masyarakat.
“Pemerintah sudah menyatakan dukungan, tapi gerakan ini tidak bisa berdiri sendiri. Harus ada sinergi antar-stakeholder, terutama sekolah yang berperan besar dalam edukasi dan penyibukan anak-anak dengan kegiatan positif,” ujarnya. (Alvira/Vinta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....