Petani Milenial Berikan Cara Menanam Bawang Merah TTS
- 04 Jun 2025 11:21 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Dunia pertanian kini semakin menarik perhatian generasi muda, apalagi dengan hadirnya inovasi seperti bawang merah Tanam True Seed (TTS). Penanaman Bawang merah TTS ini sendiri merupakan program dari PT PLN Indonesia Power UBP Jateng 2 Adipala. Program ini dihadirkan untuk memeberikan pelatihan bagi para petani, khususnya petani muda untuk bisa memanfaatkan lahan, sehingga bisa menghasilkan sebuah produk, salah satunya bawang merah TTS.
Setelah mendapat pelatihan program tersebut , anggota Kelompok Tani Milenial, Hartono dari Desa Bunton, Kecamatan Adipala, Cilacap, membagikan pengalamannya langsungnya dalam menanam bawang merah TTS. Hartono mengatakan budidaya ini hadir dari terobosan daya tarik anak muda dalam hal bertani.
“Dari proses penanamannya itu kita dari benih ya,” ucapnya.
Berikut ini cara menanam bawang merah TTS menurut Hartono yang telah mengikuti pelatihan darei PLN Indonesia Power :
1. Penyemaian benih di greenhouse
Bawang merah TTS ditanam dari benih, bukan umbi seperti bawang biasa. Benih disemai di rumah tanam (greenhouse) selama kurang lebih 35 hari. Setiap hari dilakukan penyiraman dan pengecekan agar benih tumbuh optimal hingga menjadi tunas.
2. Perawatan selama masa semai
Selama masa penyemaian, benih perlu dilindungi dari gangguan hama. Penyemprotan pestisida dilakukan secara rutin, terutama saat cuaca tidak menentu.
3. Pemindahan ke lahan tanam
Setelah tunas cukup kuat, tanaman dipindahkan ke bedengan di lahan pertanian yang telah disiapkan. Tanah perlu digemburkan dan dipastikan cukup nutrisi agar pertumbuhan bawang maksimal.
4. Perawatan lanjutan di lahan
Perawatan dilakukan secara rutin, termasuk penyiraman, pemupukan, dan penyemprotan untuk mencegah serangan hama hingga masa panen tiba.
5. Panen dan pemasaran
Setelah masa tanam selesai, bawang TTS dipanen dan dijual melalui tengkulak untuk didistribusikan ke pasar.
Dengan langkah-langkah sederhana, budidaya bawang TTS menjadi peluang baru yang menjanjikan. Terutama bagi generasI muda yang ingin menjadikan pertanian sebagai gaya hidup sekaligus sumber penghasilan. (Esti/DSY)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....