Barang Branded Harga Terjangkau, Thrifting Makin Populer
- 02 Jun 2025 15:38 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Tren thrifting online kian digemari, terutama di kalangan anak muda yang mencari gaya unik dengan harga terjangkau. Barang-barang fashion seperti kaus boxy dan hoodie menjadi incaran utama karena tampilannya yang stylish dan kekinian.
Mayoritas tempat thrifting menjual kaus, hoodie, dan celana yang telah dikurasi sebelumnya. Salah satu penjual thrifting di Purwokerto, Heru, mengaku ia mengikuti permintaan pasar dalam penjualannya.
Sebagian baju second-hand yang dijual merupakan barang branded. Harganya pun cukup terjangkau, berkisar antara Rp85.000 hingga Rp100.000.
“Kita ambil barang-barang yang branded-branded yang diolahnya lumayan dengan harga yang lumayan juga. untuk dari yang termurah, kalau yang disini itu dari brand kayak Nike dan Champion, gitu. Dia emang second, tapi kondisinya masih lumayan bagus,” ungkap Heru.
Heru mengungkapkan bahwa sekitar 70 persen pelanggannya berasal dari penjualan online, sementara sisanya 30 persen datang langsung ke toko. Dalam menjalankan penjualan online, ia memanfaatkan media sosial untuk melakukan siaran langsung atau live.
Meski demikian, ia tetap menjalankan toko offlinenya yang bernama Around Market di Purwokerto Box Shop Center. Ia juga menjalin kerja sama dengan beberapa kafe melalui sistem penukaran voucher.
“Misalnya di cafe A, kita kasih voucher berapa persen, dia (pelanggan) beli kopi di sana dengan minimal order berapa. (Lalu), dapat voucher (dan) belanja di sini,” ujar Heru.
Akhir pekan menjadi waktu favorit berburu barang thrift di Around Market karena mayoritas pelanggan adalah pelajar dan mahasiswa. Dalam satu hari, Heru bisa menerima enam hingga tujuh pesanan dengan harga di atas Rp100.000 per item.
Pelanggan yang datang juga tidak hanya berasal dari Purwokerto, tetapi juga dari berbagai kota seperti Cirebon dan Cianjur. Bahkan, beberapa pembeli datang dari luar negeri.
Di tengah maraknya tren thrifting, Heru berharap usahanya semakin maju dan disorot. Ia menilai, semakin banyak anak muda yang terlibat menunjukkan potensi besar industri ini untuk tumbuh dan bersaing. (Zirly)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....