Akses Pendidikan untuk Semua, Satu Sarjana Tiap Keluarga
- 09 Mei 2025 16:13 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) membuka kesempatan kuliah yang lebih inklusif bagi masyarakat melalui program beasiswa dan skema pembiayaan pendidikan. Langkah ini bertujuan memperluas akses pendidikan tinggi, terutama bagi keluarga dari latar belakang ekonomi menengah ke bawah.
Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso, menyebut upaya tersebut sebagai bagian dari gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana yang tengah mereka gaungkan. Mengikuti visi Kementerian Pendidikan, Kebudayaan, Riset, dan Teknologi (Kemendikbudristek), UMP bertekad memastikan bahwa keterbatasan ekonomi bukan hambatan meraih gelar sarjana.
"Kami percaya bahwa pendidikan tinggi adalah kunci perubahan. Satu sarjana di setiap keluarga bukan hanya meningkatkan taraf hidup, tetapi juga membuka jalan bagi kemajuan sosial dan ekonomi bangsa," kata Prof. Jebul dalam rilis yang diterima RRI.
Komitmen UMP dalam memperluas akses pendidikan juga dibarengi dengan peningkatan kualitas. Kampus ini aktif membuka kelas internasional, program pertukaran mahasiswa, dan membekali mahasiswa dengan pelatihan kewirausahaan serta program magang di perusahaan nasional dan internasional.
"Kami ingin memastikan bahwa siapapun, dari latar belakang apapun, punya peluang yang sama untuk mengecap pendidikan tinggi berkualitas di UMP," ujar Prof. Jebul menambahkan.
Lebih lanjut, peningkatan signifikan dalam jumlah pendaftar mahasiswa baru di UMP tahun ini menunjukkan respons positif masyarakat terhadap sistem pendidikan inklusif dan berkualitas yang sedang diterapkan. Hal ini membawa angin segar bagi masa depan pendidikan nasional.
Gerakan Satu Keluarga Satu Sarjana sedari awal memang digagas untuk menjadi solusi nyata bagi pemerataan pendidikan tinggi di Indonesia. Program ini diharapkan dapat menjadi jembatan untuk memberi kesempatan bagi lahirnya sarjana pertama di banyak keluarga di luar sana.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....