Produk Knalpot Purbalingga Bakal Kantongi Sertifikasi SNI
- 07 Nov 2024 12:35 WIB
- Purwokerto
KBRN, Purwokerto: Industri knalpot Purbalingga sedang menantikan terbitnya sertifikasi Standar Nasional Indonesia (SNI). Upaya ini merupakan hasil kerja sama antara Dinas Perindustrian dan Perdagangan (Dinperindag) Pemkab Purbalingga, Polres Purbalingga, dan Asosiasi Pengrajin Knalpot (APIKBANGGA) sejak awal 2022.
Hal tersebut disampaikan Kepala UPTD Pilog Dinperindag Kabupaten Purbalingga, Afit Sutanto, ST. Ia mengatakan hal tersebut akan terus di monitoring dan pantau agar terus berjalan.
"Proses di BSN ini masih berjalan tapi terus kita monitoring dan kita dorong BSN agar secepatnya bisa menerbitkan SNI after market ini," katanya saat diwawancarai RRI, Kamis (7/11/2024).
Data menunjukkan industri knalpot di Purbalingga terus berkembang. Menurut Afit, data terakhir tahun 2023 jumlah unit usaha produsen knalpot di Purbalingga itu mencapai 300 unit usaha.
"Dan ini mampu menyerap tenaga kerja sebanyak 1408 orang dengan nilai produksi mencapai 151 Milyar per tahunnya," katanya.
Perlu diketahui nyatanya juga perkembangan industri knalpot juga memberikan dampak positif bagi sektor lain menurut Afit. Seperti jasa pengiriman, penyedia material, jasa laser, pewarnaan, dan packaging.
Hal ini menjadikan Purbalingga sebagai kota industri dengan PDRB sektor industri mencapai 27,83 persen pada 2022. "Proses sertifikasi SNI ini tidak serta merta jadi, tapi progresnya on the track dan kami optimis bahwa SNI knalpot after market ini akan terbit," kata Afit.
Dengan adanya SNI nantinya, diharapkan dapat menyelesaikan berbagai masalah terkait produk knalpot. Standar ini akan memberikan aturan yang jelas bagi produsen, penjual, konsumen, dan aparat penegak hukum. (Afiq/Vinta)
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....