Tren Parcel Lebaran : Kombinasi Makanan dan Keramik Laris Manis

  • 20 Mar 2026 08:57 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas : Menjelang hari raya Idul Fitri ke-1447 H, geliat industri hantaran atau parsel mulai menunjukkan peningkatan yang cukup signifikan. Berdasarkan hasil liputan di lapangan, minat konsumen tahun ini menunjukkan kecenderungan kuat pada paket kombinasi yang memadukan komoditas pangan dengan barang pecah belah atau keramik.

Vita, salah satu praktisi di industri parsel, menjelaskan bahwa saat ini paket parsel berisi makanan dan keramik menjadi kategori yang paling banyak dicari oleh masyarakat. Fenomena ini didorong oleh keinginan konsumen untuk memberikan hantaran yang tidak hanya habis di konsumsi, tetapu juga mempunyai nilai guna jangka panjang.

“Sebenarnya setiap tahun kita selalu memberikan variasi yang berbeda. Jadi, mulai dari desain hingga susunan isinya selalu kita buat beda dari tahun ke tahun agar tidak membosankan. Biasanya yang paling laris itu paket makanan dan keramik,” ujarnya.

Lebih lanjut, vita menjelaskan bahwa saat ini rentang harga parsel yang paling diminati masyarakat berada di angka Rp. 400.000 hingga Rp. 1.000.000 per paket. Walaupun tersedia pilihan paket siap saji, sebagian konsumen khususnya pelanggan lama cenderung memilih paket premium (berukuran besar) untuk menjaga relasi sosial mereka.

Selain paket standar, tren kustomisasi visual juga kian bermunculan. Kini, konsumen lebih selektif dalam urusan estetika atau keindahan, seperti permintaan dengan tema warna tertentu pada pita dan kemasan agar terlihat lebih indah dan seragam.

"Biasanya lebih ke tema warna. Contohnya ada yang minta serba hijau, mulai dari pita, kartu ucapan, sampai detail lainnya mau diseragamkan warna hijau. Tapi soal harga, baik yang custom maupun yang sudah jadi tetap sama kok," katanya.

Di sisi lain, aspek keamanan pangan menjadi perhatian utama bagi para penyedia parsel. Pasalnya, banyaknya jumlah persediaan parsel pada momen-momen tertentu dapat mengakibatkan parsel menumpuk dalam waktu yang lama, sehingga pengawasan pada tanggal kadaluwarsa produk wajib menjadi prioritas utama penyedia parsel untuk menjamin keselamatan konsumen.

Terakhir, besar harapan bagi para penyedia parsel agar momentum lebaran tahun ini dapat memperluas jangkauan pasar dan minat masyarakat terhadap tradisi berkirim hantaran atau parsel. Sehingga, penjualan dan permintaan parsel dapat terus meningkat dan para pelaku usaha parsel dapat memperoleh hasil atas usaha mereka.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....