Tradisi Ketupat Janur Tetap Lestari saat Lebaran

  • 20 Mar 2026 08:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Kupat janur kembali menjadi sajian khas masyarakat Indonesia saat Hari Raya Idul Fitri, tak terkecuali di Purwokerto. Kupat janur adalah makanan khas berbahan dasar beras yang dibungkus anyaman daun kelapa muda (janur) berbentuk prisma segi empat dan direbus hingga matang.

Rufingat, salah satu penjual kupat dan lontong di Pasar Manis, mengatakan bahwa peminat kupat janur maupun lontong baru meningkat ketika mendekati lebaran. Walau sekarang ketupat plastik lebih mudah ditemukan dan diproduksi, hal ini tidak mengurangi penjualan kupat janur.

“Karena ketupat dari janur digunakan untuk membuat soto, rasanya jadi lebih enak. Kalau yang plastik itu kan banyak campurannya. Kalau ketupat dari janur ini memang lebih enak karna menyerap sari dari daun pembungkusnya itu.” ucap Rufingat saat diwawancarai RRI Purwokerto. (25/2/2026).

Rufingat mengatakan kupat dan lontong baru akan ramai pada H-2 lebaran karna banyak dari masyarakat yang menyajikan menu lebaran bersama dengan kupat maupun lontong. Ia juga mengatakan bahwa ketika mendekati lebaran, dalam sehari ia dapat memproduksi hingga 5000 ketupat.

“Kalau tiap lebaran itu yang penting ada barangnya, laris sekali di sini. Sepertinya ini Purwokerto menunya ketupat sama lontong gitu ya, di sana sini inilah laku semuanya orang jual,” ucap Rufingat.

Rufingat berharap penjulan kupat dan lontong pada lebaran ini laris manis dan meningkat dari tahun sebelumnya. Ia optimis karena menurutnya asalkan ada barangnya, biasanya akan tetap terjual habis. (Azra)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....