Buah Ibadah Ramadan Tercermin dari Perubahan Sikap dan Konsistensi Amal
- 19 Mar 2026 10:35 WIB
- Purwokerto
RRI PURWOKERTO.CO.ID, Purwokerto: — Ibadah Ramadan tidak hanya dimaknai sebagai rutinitas tahunan, tetapi menjadi momentum pembentukan karakter dan peningkatan kualitas diri. Hal tersebut disampaikan oleh narasumber Hj. Sri Ningsih, S.Pd., M.Si. dalam program siaran “Syiar Ramadan” RRI Pro 1 Purwokerto.
Dalam dialog tersebut, ia menjelaskan bahwa keberhasilan ibadah Ramadan dapat dilihat dari perubahan perilaku seseorang setelah bulan suci berakhir, terutama dalam menjaga konsistensi ibadah dan hubungan sosial.
“Tanda ibadah Ramadan diterima adalah adanya perubahan ke arah yang lebih baik,” ujar Sri Ningsih.
Menurutnya, nilai utama Ramadan tidak berhenti pada pelaksanaan puasa, tetapi berlanjut pada pembentukan pribadi yang lebih jujur, sabar, dan peduli terhadap sesama.
“Kalau setelah Ramadan kita tetap menjaga ibadah dan akhlak, itu menunjukkan keberhasilan kita dalam menjalani Ramadan,” jelasnya.
Ia juga menekankan bahwa Ramadan merupakan “madrasah kehidupan” yang melatih pengendalian diri, baik dalam ucapan maupun perbuatan. Oleh karena itu, umat Muslim diharapkan mampu mempertahankan kebiasaan baik yang telah dibangun selama bulan suci.
Program siaran ini turut mengajak masyarakat untuk menjadikan Ramadan sebagai titik awal perubahan, bukan sekadar kegiatan seremonial tahunan. Dengan demikian, nilai-nilai spiritual yang diperoleh dapat terus dirasakan dalam kehidupan sehari-hari.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....