Akhir Ramadan, Muhammadiyah Banyumas Ingatkan Makna Sejati Idulfitri

  • 17 Mar 2026 10:39 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Menjelang berakhirnya bulan Ramadan, umat Muslim diimbau untuk memaksimalkan ibadah sebagai bentuk refleksi dan peningkatan kualitas spiritual. Ketua Pimpinan Daerah Muhammadiyah Banyumas, Drs. H. M. Djohar AS, M.Pd., mengajak masyarakat untuk memaknai akhir Ramadan sebagai momentum mendekatkan diri kepada Allah SWT.

Menurutnya, di penghujung Ramadan umat Muslim seharusnya memperbanyak ibadah seperti i’tikaf, dzikir, serta berbagai amal lainnya. Ia menekankan bahwa tidak ada jaminan setiap orang akan kembali bertemu dengan Ramadan di tahun berikutnya, sehingga kesempatan di akhir bulan suci ini perlu dimanfaatkan sebaik mungkin.

“Karena kita tidak tahu apakah tahun depan masih dipertemukan dengan Ramadan atau tidak. Itu rahasia Allah SWT, sehingga di akhir Ramadan ini harus dimaksimalkan dengan ibadah dan amal saleh,” ujarnya, Selasa (17/03/26).

Idulfitri sering dimaknai umat Muslim sebagai hari kemenangan. Namun kemenangan tersebut bukan hanya dimaknai sebagai sebuah perayaan semata, tetapi juga dimaknai sebagai keberhasilan seseorang dalam mengendalikan hawa nafsu selama menjalani ibadah puasa.

Ia juga menjelaskan bahwa Idulfitri memiliki dua makna, yakni kembali berbuka setelah sebulan berpuasa dan kembali kepada fitrah, yaitu kembali pada ajaran Islam yang lurus atau sirotol mustaqim.

Selama Ramadan, umat Muslim dilatih untuk menahan diri dari berbagai godaan sehingga diharapkan terjadi perubahan karakter serta peningkatan spiritual. Djohar mengingatkan agar esensi spiritual Idulfitri tetap dijaga dan makna Idulfitri tidak hanya berfokus pada kemeriahan perayaan, melainkan pada meningkatnya ketakwaan seseorang.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....