Stok Elpiji Jateng–DIY Ditambah 9 Juta Tabung

  • 15 Mar 2026 22:14 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas - PT Pertamina Patra Niaga Regional Jawa Bagian Tengah (JBT) menyiapkan tambahan pasokan lebih dari 9 juta tabung elpiji 3 kilogram untuk wilayah Jawa Tengah dan Daerah Istimewa Yogyakarta (DIY). Langkah ini dilakukan untuk mengantisipasi peningkatan konsumsi energi masyarakat selama Ramadan, arus mudik, hingga libur panjang Hari Raya Idulfitri.

Area Manager Communication, Relations, & CSR Regional Jawa Bagian Tengah, Taufiq Kurniawan, mengatakan tambahan pasokan ini bertujuan menjaga keandalan stok elpiji di tingkat distribusi hingga pangkalan.

Total tambahan pasokan yang disalurkan mencapai 9.047.530 tabung elpiji 3 kg. Jumlah tersebut terdiri dari penyaluran fakultatif sebanyak 5.902.480 tabung dan extra dropping sebanyak 3.145.050 tabung untuk menjaga ketersediaan stok di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat.

Dari total tambahan tersebut, sebanyak 8.225.930 tabung dialokasikan untuk wilayah Jawa Tengah, sementara 821.600 tabung disalurkan ke wilayah DIY. Secara rinci, tambahan pasokan di Jawa Tengah mencapai sekitar 24,48 persen dari konsumsi normal sebesar 33.614.480 tabung.

Sedangkan di DIY mencapai sekitar 19,9 persen dari konsumsi normal sebesar 4.127.640 tabung.Jika dibandingkan dengan konsumsi normal elpiji 3 kg di kedua wilayah yang mencapai sekitar 37.742.120 tabung. Tambahan pasokan ini setara sekitar 24 persen dari konsumsi normal.

Penyaluran tambahan eloiji dilakukan secara bertahap mengikuti tren peningkatan konsumsi masyarakat. Penyaluran fakultatif dijadwalkan pada 17 Februari 2026 sebanyak 1.181.680 tabung, kemudian pada 19 Maret, 21 Maret, dan 3 April 2026 masing-masing sebanyak 1.573.600 tabung.

Selain itu, Pertamina juga menyalurkan extra dropping elpiji 3 kg sejak akhir Februari 2026 dengan total 3.145.050 tabung. Dari jumlah tersebut, 2.801.210 tabung didistribusikan ke Jawa Tengah dan 343.840 tabung ke DIY.

“Kami memastikan tambahan pasokan elpiji 3 kg ini dapat menjaga keandalan stok di lapangan, terutama di tingkat pangkalan, sehingga masyarakat tidak perlu khawatir terhadap ketersediaan elpiji 3 kg selama Ramadan hingga Lebaran,” ujarnya.

Sebagai bagian dari dukungan terhadap program subsidi pemerintah, Pertamina juga mengimbau masyarakat yang mampu untuk menggunakan elpiji non-subsidi, yakni produk Bright Gas ukuran 5,5 kg dan 12 kg, agar distribusi elpiji subsidi tetap tepat sasaran.

Pertamina juga mengingatkan masyarakat untuk membeli elpiji 3 kg di pangkalan resmi guna memastikan ketersediaan stok dan harga sesuai ketentuan pemerintah dengan Harga Eceran Tertinggi (HET) Rp18.000 per tabung.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....