PLN IP UBP Mrica Pastikan PLTA PB Soedirman Andal Selama Ramadan–Idul Fitri 1447
- 14 Mar 2026 09:29 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - PLN Indonesia Power memastikan operasional pembangkit listrik berbasis Energi Baru Terbarukan (EBT) di Unit Bisnis Pembangkitan (UBP) Mrica tetap andal selama periode Ramadan hingga Hari Raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Berbagai langkah kesiapsiagaan operasional dilakukan guna memastikan pasokan listrik bagi masyarakat tetap aman dan stabil pada periode meningkatnya aktivitas masyarakat selama bulan suci tersebut.
Sebagai salah satu pembangkit listrik tenaga air strategis di Jawa Tengah, PLTA PB. Soedirman memiliki kapasitas terpasang sebesar 180 megawatt (MW) dan menjadi bagian penting dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa–Bali.
Energi listrik yang dihasilkan dari pembangkit berbasis energi baru terbarukan ini disalurkan melalui jaringan transmisi untuk menopang kebutuhan listrik masyarakat di berbagai wilayah.
Dalam sistem kelistrikan Jawa–Bali, PLTA PB Soedirman memiliki peran strategis karena karakteristik pembangkit listrik tenaga air yang responsif. Unit pembangkit dapat melakukan penyesuaian beban secara cepat untuk menjaga stabilitas frekuensi dan keseimbangan pasokan listrik, terutama pada periode beban puncak yang kerap terjadi selama Ramadan hingga menjelang Idul Fitri.
Keandalan operasional pembangkit ini juga turut memperkuat ketahanan sistem kelistrikan Jawa–Bali dalam menjaga kontinuitas pasokan listrik bagi masyarakat.
Selama periode siaga Ramadan dan Idul Fitri, operasional pembangkit dipantau secara intensif oleh tim melalui Central Control Room (CCR) guna memastikan seluruh unit pembangkit dapat beroperasi optimal. Selain itu, kesiapan personel, pemeliharaan peralatan, serta koordinasi operasional terus diperkuat untuk menjaga performa pembangkit selama masa siaga kelistrikan.
Senior Manager PLN Indonesia Power UBP Mrica mengatakan, sebagai pembangkit berbasis energi baru terbarukan, PLTA PB Soedirman memiliki peran penting dalam menjaga keandalan sistem kelistrikan nasional selama Ramadan hingga Idul Fitri.
“PLTA PB Soedirman merupakan salah satu pembangkit listrik berbasis energi baru terbarukan yang berperan dalam mendukung keandalan sistem kelistrikan Jawa–Bali. Pada momentum Ramadan hingga Idul Fitri, kami memastikan seluruh unit pembangkit berada dalam kondisi optimal sehingga dapat menjaga keandalan pasokan listrik bagi masyarakat,” ujarnya.
Ia menambahkan, keberlanjutan operasional pembangkit listrik tenaga air juga sangat berkaitan dengan kelestarian lingkungan, khususnya pada kawasan daerah tangkapan air.
“Keberlanjutan operasional PLTA sangat erat kaitannya dengan kelestarian lingkungan, khususnya daerah tangkapan air. Karena itu, kami terus mengembangkan berbagai inovasi program konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat dengan melibatkan para mitra binaan sebagai penggerak kegiatan di lapangan,” katanya.
Komitmen penguatan kolaborasi tersebut juga diwujudkan melalui kegiatan MRICA Partnership Gathering 2026 – Merajut Kolaborasi Media dan Mitra Binaan dengan tema “Konservasi Menginspirasi, Kolaborasi Menguatkan, Inovasi Menggerakkan Keberlanjutan.” Jumat (13/3/2026) sore
Kegiatan ini menjadi ruang silaturahmi sekaligus penguatan sinergi antara PLN Indonesia Power UBP Mrica, insan media, serta para mitra binaan dalam program pemberdayaan masyarakat.
Melalui kolaborasi tersebut, para mitra binaan tidak hanya menjadi penerima manfaat program, tetapi juga berperan sebagai agen perubahan dalam gerakan konservasi lingkungan dan pemberdayaan masyarakat di sekitar wilayah operasional perusahaan.
Dengan kesiapan operasional pembangkit serta dukungan berbagai program keberlanjutan yang melibatkan masyarakat, PLN Indonesia Power UBP Mrica optimistis dapat terus menjaga keandalan pasokan listrik berbasis energi baru terbarukan bagi masyarakat selama Ramadan hingga perayaan Idul Fitri. (jkw)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....