Pramuka SD NU Master Sokaraja Salurkan 625 Paket Sembako ke 18 Desa

  • 13 Mar 2026 15:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Sebanyak 452 anggota Pramuka Pangkalan SD NU Master Sokaraja menggelar kegiatan berbagi bertajuk “Indahnya Berbagi di Bulan Ramadan” pada Kamis (12/3/2026). Kegiatan tersebut menyasar fakir miskin dan anak yatim piatu yang tersebar di 18 desa di Kecamatan Sokaraja, serta warga yang tinggal di sekitar lingkungan sekolah.

Kepala SD NU Master Sokaraja sekaligus Ketua Mabigus, Dani Sistriani, S.Pd., M.Pd., mengatakan kegiatan ini merupakan puncak dari pengumpulan zakat, infak, dan sedekah yang dilakukan para siswa selama bulan Ramadan.

Dari kegiatan tersebut, para siswa berhasil mengumpulkan zakat fitrah sebanyak 1.341 kilogram beras. Selain itu, terkumpul pula paket sembako senilai Rp30.225.000 serta infak Jumat siswa sebesar Rp23.657.000.

“Total pengumpulan zakat, infak, dan sedekah mencapai Rp53.883.000. Seluruhnya kemudian disalurkan dalam bentuk 625 paket sembako,” kata Dani dalam keterangan yang diterima RRI, Jumat (13/3/2026).

Dani menjelaskan, untuk pemerataan distribusi, panitia menyalurkan masing-masing 30 paket sembako ke setiap desa di Kecamatan Sokaraja. Sementara sisanya dibagikan kepada warga yang membutuhkan di sekitar lingkungan sekolah.

Menurut Dani, kegiatan tersebut bukan sekadar agenda tahunan, tetapi juga menjadi sarana pembelajaran karakter bagi para siswa.

“Bulan Ramadan menjadi laboratorium kehidupan bagi siswa kami. Dalam kegiatan Pramuka, kami mengintegrasikan nilai Tri Satya, khususnya menolong sesama dan ikut membangun masyarakat,” ujarnya.

Ia menambahkan, kegiatan tersebut juga menanamkan nilai Dasa Dharma Pramuka, seperti cinta alam, kasih sayang terhadap sesama manusia, serta sikap rela menolong dan tabah.

Distribusi bantuan dilakukan dengan melibatkan perwakilan yayasan, guru, siswa, serta wali murid yang turun langsung ke lapangan. Keterlibatan berbagai pihak ini diharapkan dapat menumbuhkan rasa syukur sekaligus mempererat silaturahmi antara sekolah dengan masyarakat di Kecamatan Sokaraja.

“Kegiatan ini membuktikan bahwa semangat gotong royong dan nilai religius dapat ditanamkan sejak dini melalui aksi nyata yang bermanfaat bagi masyarakat,” ucap Dani.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....