Rutan Banyumas Rutin Gelar Pembinaan Rohani Warga Binaan Selama Ramadan
- 12 Mar 2026 09:37 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara (Rutan) Banyumas menyelenggarakan berbagai kegiatan pembinaan keagamaan bagi warga binaan selama bulan Ramadan. Kegiatan tersebut berlangsung lancar dan mendapat antusiasme tinggi dari para warga binaan.
Kepala Sub Seksi Pengelolaan Rutan Banyumas, Cakra Citra Sari, A.Md.,I.P., S.H, mengatakan bahwa selama Ramadan pihak rutan tetap menjalankan berbagai program pembinaan rohani bagi para warga binaan. Kegiatan keagamaan tersebut meliputi pesantren kilat, pengajian rutin, tadarus Al-Qur’an, serta salat tarawih berjamaah.
Menurutnya, aktivitas ibadah bagi warga binaan tetap berjalan seperti hari biasa dengan salat lima waktu berjamaah. Selain itu, kegiatan tadarus dilaksanakan pada sore hari menjelang waktu berbuka puasa.
“Alhamdulillah kegiatannya berjalan dengan lancar sesuai dengan yang kita harapkan, dan anak-anak juga sangat antusias mengikuti kegiatan yang ada,” ujar Citra, Kamis (12/03/26).
Dalam pelaksanaanya, Rutan Banyumas turut bekerja sama dengan sejumlah pihak. Salah satunya adalah Kementerian Agama dan Yayasan Al-Irsyad yang membantu dalam pengisian tausiyah, pembacaan Al-Qur’an, serta kegiatan pembinaan spiritual lainnya.
Pihak rutan juga memastikan kebutuhan warga binaan selama Ramadan terpenuhi dengan baik, terutama terkait penyediaan makanan sahur dan berbuka puasa. Menu makanan disediakan sesuai standar yang telah ditetapkan serta berada dalam pengawasan ketat.
Citra menjelaskan bahwa dapur rutan telah memiliki sertifikat layak higienis dan sertifikat halal sehingga proses penyediaan makanan bagi warga binaan dapat dipastikan kebersihan serta kehalalannya. Ia mengaku, kegiatan keagamaan di Rutan Banyumas selama Ramadan memberikan dampak positif bagi para warga binaan.
Antusiasme para warga binaan untuk mengikuti pengajian maupun kegiatan ibadah lainnya cukup tinggi sehingga turut membantu meningkatkan kedisiplinan dan pembinaan karakter. Rutan Banyumas berharap momentum Ramadan dapat menjadi sarana pembinaan spiritual yang efektif bagi warga binaan dalam memperbaiki diri dan mempersiapkan kehidupan yang lebih baik setelah bebas nanti.
“Harapannya, melalui kegiatan pembinaan selama Ramadan ini, para warga binaan dapat menjadi pribadi yang lebih baik saat kembali ke masyarakat, serta dapat diterima dengan perubahan perilaku yang lebih positif,” kata Citra.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....