Harga Ayam Potong Mulai Naik jelang Lebaran
- 10 Mar 2026 20:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID Banyumas: Harga ayam potong di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banyumas mulai mengalami kenaikan menjelang hari raya Idul Fitri 1447 Hijriah.
Kondisi ini dirasakan langsung oleh para pedagang yang setiap hari melayani kebutuhan masyarakat. Kenaikan harga tersebut disebut sudah mulai terasa bahkan sejak sebelum bulan Ramadan.
Salah satu pedagang ayam potong di Pasar Cerme Purwokerto, Asep Nurhidayat, mengatakan bahwa perubahan harga memang sudah terlihat sejak beberapa waktu lalu. Menurutnya, kenaikan ini tidak terlepas dari meningkatnya permintaan masyarakat yang biasanya terjadi menjelang hari besar keagamaan.
“Sekarang harga ayam lagi naik, salah satu penyebabnya karena sudah mendekati lebaran,” ujar Asep kepada RRI, Selasa (10/3/2026).
Sebelum mengalami kenaikan, harga ayam berada di kisaran Rp35.000 hingga Rp36.000 per kilogram. Namun, menjelang Ramadan hingga mendekati Lebaran, harga mulai bergerak naik menjadi Rp42.000.
Kenaikan harga tersebut ternyata juga berdampak pada penjualan. Beberapa pembeli disebut mulai mengeluhkan harga yang lebih tinggi dibandingkan sebelumnya. Meski demikian, kebutuhan ayam potong tetap cukup tinggi karena menjadi salah satu bahan makanan yang banyak digunakan masyarakat.
“Pengaruh ke penjualan pasti ada, banyak pembeli yang komplain karena harga naik,” tuturnya.
Asep berharap harga ayam dapat kembali stabil, terutama menjelang Lebaran ketika kebutuhan masyarakat biasanya meningkat tajam. Stabilnya harga dinilai akan membantu pedagang tetap berjualan dengan lancar sekaligus menjaga daya beli masyarakat.
Salah satu pembeli, Tri Lestari, mengatakan bahwa kenaikan harga ayam menjelang Lebaran sebenarnya sudah sering terjadi setiap tahun. Meski begitu, kondisi tersebut tetap mempengaruhi pengeluaran belanja sehari-hari.
“Ya sebenarnya keberatan, tapi memang sudah biasa setiap tahun menjelang Lebaran harga ayam naik,” ujar Lestari.
Ia mengaku biasanya membeli ayam dalam jumlah kecil untuk kebutuhan harian. Namun dengan harga yang kini mencapai sekitar Rp42.000 hingga Rp44.000 per kilogram, jumlah yang didapat menjadi lebih sedikit.
Menurutnya, dengan uang sekitar Rp40.000 saat ini sudah tidak bisa mendapatkan satu kilogram ayam seperti sebelumnya. Hal ini membuat beberapa pembeli harus menyesuaikan jumlah belanja mereka.
“Kalau lagi ada uang biasanya beli seperti biasa, tapi kalau tidak ada ya paling dikurangi,” tuturnya. (Ilham Ramdhani).
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....