PMI Banyumas Pastikan Stok Darah Aman Selama Ramadan
- 10 Mar 2026 13:55 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kebutuhan stok darah di Kabupaten Banyumas selama bulan Ramadan 2026 masih dalam kondisi aman. Unit Donor Darah (UDD) PMI Kabupaten Banyumas memastikan permintaan darah dari rumah sakit sejauh ini masih dapat terpenuhi setiap hari.
Kepala Seksi Pelayanan Darah UDD PMI Kabupaten Banyumas, dr. Handika Reza Alfianto, mengatakan kebutuhan darah di Banyumas selama Ramadan rata-rata mencapai sekitar 210 kantong per hari. Meski demikian, hingga saat ini permintaan tersebut masih dapat dipenuhi dengan baik.
“Permintaan kita bulan Ramadan ini sekitar 210 kantong per hari. Alhamdulillah sampai saat ini masih bisa kita penuhi,” ujarnya, Kamis (05/03/26).
Menurutnya, kondisi permintaan darah selama Ramadan biasanya relatif stabil. Namun, tantangan justru muncul setelah bulan Ramadan atau memasuki awal bulan Syawal, ketika permintaan darah cenderung meningkat cukup tajam.
Ia menjelaskan lonjakan permintaan tersebut berkaitan dengan aktivitas layanan medis di rumah sakit. Selama Ramadan, jumlah tindakan operasi biasanya tidak terlalu banyak, sehingga kebutuhan darah juga tidak terlalu tinggi.
“Biasanya permintaan darah tergantung dari rumah sakit. Ketika bulan Ramadan ada tren operasi tidak terlalu tinggi, sehingga setelah Ramadan biasanya baru terjadi lonjakan permintaan darah,” jelasnya.
Untuk mengantisipasi kebutuhan tersebut, PMI Banyumas terus melakukan koordinasi dengan para koordinator donor darah sukarela di berbagai wilayah. Peran para relawan ini dinilai sangat penting dalam menjaga ketersediaan stok darah, terutama selama bulan puasa.
Selain itu, kegiatan donor darah keliling selama Ramadan juga mengalami penyesuaian waktu. Jika pada hari biasa dilaksanakan pada siang atau sore hari, selama Ramadan kegiatan tersebut lebih banyak dilakukan pada malam hari setelah salat tarawih.
“Biasanya kegiatan donor darah keliling dilakukan setelah masyarakat selesai salat tarawih, sekitar pukul 21.00 sampai bahkan ada yang mendekati pukul 03.00 dini hari,” kata Handika.
Dukungan para koordinator donor darah sukarela yang tetap aktif menggerakkan masyarakat untuk berdonor pada malam hari sangat membantu PMI dalam menjaga ketersediaan stok darah di Banyumas. Dengan dukungan tersebut, PMI Banyumas berharap ketersediaan darah tetap terjaga hingga setelah Ramadan, sehingga kebutuhan rumah sakit di wilayah Banyumas dapat terus terpenuhi.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....