Penjahit Baju Lebaran Alami Penurunan Pesanan jelang Lebaran

  • 09 Mar 2026 13:29 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Momen menjelang lebaran menjadi salah satu momen penuh berkah bagi para penjahit di sepanjang tahun. Namun, pada era serba online saat ini, beberapa penjahit mengalami penurunan pesanan jahit untuk baju lebaran.

Nana, pemilik dan penjahit di Modiste Khansa, Purwokerto mengaku tahun ini terjadi penurunan pesanan jahit baju lebaran. Salah satu faktor yang paling mempengaruhi penurunan ini adalah selera pelanggan yang kini beralih ke pembelian baju lebaran online atau melalui e-commerce.

“Ya mungkin karena banyak yang beli online. Yang masuk ke sini malah banyak permakan baju online. Jadi rezekinya baru di permak ini kalau lebaran tahun ini,” ucapnnya saat diwawancarai RRI pada Senin, (9/3/2026).

Nana juga menyatakan bahwa penurunan pesanan jahit baju lebaran tahun ini diperkirakan dapat mencapai dua hingga tiga kali lipat dibandingkan tahun sebelumnya. Tahun ini, penjahit hanya mendapatkan sekitar 10-15 baju lebaran, pesanan didominasi oleh baju lebaran keluarga dan permak baju lebaran.

Pesanan jahit untuk baju lebaran biasanya mulai masuk sebelum puasa dan ditutup seminggu sebelum lebaran agar penjahit dapat menyelesaikan pesanan sebelum Hari Raya Idul Fitri tiba. Setiap tahunnya, model baju lebaran yang diminati pelanggan berubah-ubah menyesuaikan tren, tahun ini gamis dan outer menjadi salah satu model baju yang diminati.

“Masih gamis terus sama outer, setelan cewek-cewek gitu. Kalau yang cowok masih biasa, batik sama koko polos yang ada kombinasi plisir,” katanya.

Harga jahit baju lebaran disesuaikan dengan model yang diminta dan bahan yang dipakai. Kisaran harga jahit mulai dari Rp100.000-Rp300.000.

Meskipun tahun ini pesanan jahit baju lebaran terbilang sedikit dibandingkan tahun lalu, penjahit cukup senang karena pesanan dapat selesai tepat waktu. Penjahit berharap pesanan jahit baju lebaran dapat meningkat kembali pada lebaran tahun depan.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....