OJK Purwokerto Gelar Puncak Gerak Syariah 2026 di Purbalingga

  • 08 Mar 2026 13:56 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purbalingga: Kantor Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Purwokerto menggelar acara puncak Gebyar Ramadan Syariah (Gerak Syariah) Tahun 2026 di Taman Kota Usman Janatin, Kabupaten Purbalingga. Kegiatan yang mengusung tema “Membuka Jalan Kebaikan Bersama Keuangan Syariah” tersebut menjadi bagian dari kampanye nasional OJK untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

Gerak Syariah merupakan program yang dilaksanakan secara serentak di berbagai daerah di Indonesia dengan melibatkan sejumlah pemangku kepentingan. Mulai dari pemerintah daerah, Kementerian Agama, lembaga jasa keuangan syariah, Masyarakat Ekonomi Syariah, hingga berbagai lembaga dan asosiasi terkait.

Acara puncak di Purbalingga dibuka oleh Wakil Bupati Purbalingga, Dimas Prasetyahani, didampingi Kepala OJK Purwokerto Haramain Billady, Kepala Perwakilan Bank Indonesia Purwokerto Christoveny. Lalu Ketua ASBISINDO DPW Barlingmascakeb Budi Santoso, Ketua HIBARSI DPW Tegal Barlingmascakeb Sri Aprilliawati Maftukhah, Kepala Kementerian Agama Kabupaten Purbalingga K.H. Zahid Khasani, serta Ketua Baznas Purbalingga H. Soedijanto.

Dalam kegiatan tersebut juga dilakukan penandatanganan komitmen bersama antara Pemerintah Kabupaten Purbalingga, OJK Purwokerto, Bank Indonesia Purwokerto, Kementerian Agama Purbalingga. Serta juga Masyarakat Ekonomi Syariah, HIMBARSI, dan ASBISINDO wilayah Barlingmascakeb untuk meningkatkan literasi dan inklusi keuangan syariah di masyarakat.

Selain itu, sebagai upaya mendorong digitalisasi transaksi keuangan di kalangan pelaku usaha. Dilakukan pula penyerahan fasilitas pembayaran digital QRIS kepada sejumlah pelaku UMKM di kawasan Taman Kota Usman Janatin.

Dalam sambutannya, Wakil Bupati Purbalingga Dimas Prasetyahani menyampaikan apresiasi kepada OJK atas terselenggaranya kegiatan tersebut. Menurutnya, Gerak Syariah menjadi momentum penting untuk meningkatkan pemahaman masyarakat terhadap produk keuangan syariah sekaligus mendorong pemanfaatannya.

"Semoga melalui kegiatan ini masyarakat tidak hanya mengenal produk keuangan syariah, tetapi juga memanfaatkannya untuk meningkatkan kesejahteraan ekonomi," katanya.

Pemerintah Kabupaten Purbalingga bersama Tim Percepatan Akses Keuangan Daerah (TPAKD) juga berkomitmen terus berkolaborasi. Hal itu dilakukan agar program peningkatan literasi keuangan dapat berjalan optimal, termasuk penguatan literasi keuangan digital.

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....