Perwira Kilang Cilacap Berbagi Kurma untuk Warga Binaan Lapas di Nusakambangan
- 03 Mar 2026 09:34 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Cilacap : Ramadan selalu menghadirkan makna yang lebih dalam dari sekadar menahan lapar dan dahaga. Di bulan suci ini, semangat berbagi dan kepedulian menjadi denyut yang menghidupkan banyak langkah kebaikan. Nilai itulah yang diwujudkan oleh Pertamina Patra Niaga RU IV Cilacap melalui program pembagian 9.000 takjil selama Ramadan 1447 Hijriah.
Sebagai bagian dari rangkaian kegiatan tersebut, perwira Kilang Cilacap menyalurkan paket kurma untuk warga binaan di dua lembaga pemasyarakatan di Pulau Nusakambangan, yakni Lapas Kembang Kuning dan Lapas Nirbaya.
Penyerahan bantuan dilakukan Ketua I Badan Dakwah Islam (BDI) RU IV Cilacap, Ahmad Badruddin, kepada Staf Pembinaan Narapidana Lapas Kembang Kuning, Adrian Faathir. Prosesi berlangsung di Sekretariat BDI Komplek Masjid Baiturrahmah Pertamina Donan pada Senin (2/3/2026), dengan pendampingan Relawan Pertamina Peduli (Relpi) serta da’i lapas, Ustaz Hasan Makarim.
Total 210 kilogram kurma dialokasikan untuk warga binaan Lapas Kembang Kuning, sementara 100 kilogram lainnya diserahkan untuk Lapas Nirbaya. Kurma tersebut diharapkan dapat melengkapi menu berbuka puasa dan menghadirkan suasana Ramadan yang lebih hangat bagi para warga binaan.
“Program berbagi 9.000 takjil ini merupakan komitmen kami untuk menyalurkan energi kebaikan Ramadan kepada masyarakat, termasuk saudara-saudara kita di lapas. Semoga bantuan ini membawa manfaat dan keberkahan,” ujar Ahmad Badrudin.
Badruddin menambahkan, kegiatan ini merupakan kolaborasi antara Kilang Cilacap bersama BDI, Baituzzakah Pertamina (Bazma), Relpi, Agent of Change (AOC), serta Serikat Pekerja Pertamina Patra Wijayakusuma (SPP PWK). Sinergi tersebut menjadi bukti bahwa semangat berbagi tumbuh dari kebersamaan.
Menurutnya, fungsi kilang tidak hanya sebatas mengolah energi untuk kebutuhan nasional. Lebih dari itu, terdapat tanggung jawab sosial untuk menyalurkan energi kepedulian kepada masyarakat sekitar. Ramadan menjadi waktu yang tepat untuk memperluas dampak kebermanfaatan tersebut.
Sementara itu, Adrian Faathir menyampaikan apresiasi atas perhatian yang konsisten diberikan kepada warga binaan.
“Kami berterima kasih atas perhatian yang rutin diberikan. Semoga Pertamina selalu diberikan kelancaran dalam operasional dan terus amanah dalam mengelola energi negeri,” ungkapnya.
Melalui inisiatif ini, Kilang Cilacap ingin memastikan bahwa energi yang dihasilkan tidak hanya berbentuk operasional, tetapi juga energi kemanusiaan—energi yang menumbuhkan harapan, mempererat kebersamaan, dan menghadirkan keberkahan Ramadan bagi seluruh lapisan masyarakat.
Ramadan kembali menjadi pengingat bahwa energi terbaik bukan semata yang menerangi negeri, melainkan juga yang menghangatkan hati. Dari proses pengolahan di kilang hingga aksi berbagi kepada sesama, setiap upaya menjadi bagian dari amanah untuk menyalakan cahaya kebaikan di tengah masyarakat.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....