Rutan Banyumas Gelar Tarawih Berjamaah Selama Ramadan

  • 28 Feb 2026 23:06 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas: Rumah Tahanan Negara Kelas IIB Banyumas menggelar shalat tarawih berjamaah setiap malam selama Ramadan 1447 Hijriah sebagai bagian dari pembinaan mental dan spiritual bagi Warga Binaan Pemasyarakatan (WBP).

Kegiatan ini diikuti seluruh WBP laki-laki beragama Islam dengan tertib dan khusyuk. Pelaksanaan tarawih merupakan bentuk sinergitas Rutan Banyumas bersama Kementerian Agama Republik Indonesia melalui Penyuluh Agama Islam Fungsional Kemenag Kabupaten Banyumas serta utusan Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto.

Setiap malam, rangkaian ibadah diawali dengan shalat Isya berjamaah, dilanjutkan tarawih dan tausiyah. Materi ceramah berisi pesan moral, ajakan introspeksi, serta motivasi menjadikan Ramadan sebagai momentum perubahan diri.

Ustadz Ismail dari PC Al Irsyad Al Islamiyyah Purwokerto berharap Ramadan menjadi titik balik bagi para WBP.

“Kami berharap Ramadhan ini menjadi titik balik bagi saudara-saudara kita di sini untuk semakin mendekatkan diri kepada Allah SWT. Semoga melalui shalat tarawih, tadarus, dan pembinaan rohani, hati menjadi lebih tenang dan ketika kembali ke masyarakat nanti bisa menjadi pribadi yang lebih baik,” ujarnya.

Penyuluh Agama Islam Fungsional Kemenag Kabupaten Banyumas, Faidus Sa’ad, menegaskan pembinaan spiritual merupakan hak warga binaan yang harus difasilitasi secara berkelanjutan.

“Kami berharap pembinaan keagamaan ini dapat berjalan konsisten sepanjang tahun. Kehadiran kami adalah bentuk komitmen untuk memastikan hak pembinaan spiritual WBP tetap terpenuhi,” ungkapnya.

Salah satu WBP berinisial I (22) mengaku kegiatan tarawih memberikan ketenangan batin dan motivasi untuk memperbaiki diri.

“Saya berharap kegiatan seperti ini terus ada, karena membuat kami merasa diperhatikan dan dibimbing. Ramadhan kali ini ingin saya jadikan momen untuk memperbaiki diri dan menata masa depan agar lebih baik setelah bebas nanti,” tuturnya.

Kepala Rutan Kelas IIB Banyumas, Anggi Febiakto, melalui Kasubsi Pelayanan Tahanan Sigit Purwanto, menegaskan kegiatan tarawih rutin merupakan bagian integral dari sistem pemasyarakatan yang humanis.

“Kami berharap kegiatan ini mampu membentuk karakter WBP menjadi lebih religius, disiplin, dan memiliki kesadaran untuk berubah,” jelasnya.

Melalui pelaksanaan tarawih rutin selama Ramadan 1447 H, Rutan Banyumas berharap pembinaan akhlak dan keimanan WBP berjalan optimal sebagai bekal saat kembali ke tengah masyarakat.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....