Ramadan 2026: Momentum Tingkatkan Kualitas Ibadah dan Spiritualitas
- 25 Feb 2026 19:35 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Purwokerto: Memasuki awal bulan suci Ramadhan tahun 2026, suasana penuh kegembiraan dan antusiasme menyelimuti umat Muslim di berbagai penjuru tanah air. Bapak Muntohar dari Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) pada Jum’at (20/02/26) menyampaikan bahwa kegembiraan dalam menyambut bulan suci ini bukan sekadar tradisi, melainkan wujud rasa syukur atas anugerah usia yang diberikan Allah SWT.
Ia menjelaskan bahwa kesempatan untuk kembali bertemu dengan Ramadhan merupakan nikmat yang patut disyukuri. Menurutnya, momen tersebut menjadi modal utama bagi seorang mukmin untuk meningkatkan pundi-pundi kebaikan dan memperkuat kualitas ibadah.
"Kegembiraan ini muncul karena kita menyadari bahwa Ramadhan adalah bulan di mana Allah melipatgandakan pahala ibadah, mulai dari 10 hingga 700 kali lipat, bahkan pahala puasa itu sendiri tidak terbatas nilainya karena diperuntukkan langsung bagi Allah SWT," ujar Bpk. Muntohar dalam diskusi tersebut.
Dalam ulasannya, beliau memaparkan beberapa poin penting mengenai keutamaan Ramadhan:
- Peluang Pengampunan dan Syafaat: Puasa dan Al-Qur'an akan menjadi penolong atau syafaat bagi hamba-hamba-Nya di hari kiamat kelak.
- Dua Kegembiraan Utama: Berdasarkan hadis Nabi, orang yang berpuasa akan merasakan dua kegembiraan besar, yakni kegembiraan saat berbuka puasa di dunia dan kegembiraan saat berjumpa dengan Allah SWT di akhirat.
- Prioritas Ibadah: Diskusi tersebut juga memberikan edukasi terkait fiqih praktis, seperti pentingnya menjaga kualitas ibadah wajib dan sunnah muakkadah (seperti shalat rawatib) di samping melaksanakan shalat Tarawih berjamaah.
Terkait fenomena persaingan dalam beribadah atau fastabiqul khairat, masyarakat diingatkan untuk senantiasa menjaga kemurnian niat. Berlomba-lomba dalam kebaikan sangat dianjurkan, namun harus tetap didasari oleh keikhlasan semata-mata karena Allah SWT, bukan demi mendapatkan penilaian atau pujian dari sesama manusia.
Kita juga diimbau untuk memaksimalkan setiap detik di bulan Ramadhan dengan program-program positif, seperti tadarus Al-Qur'an dan peningkatan infaq, sesuai dengan kapasitas masing-masing. Semangat Ramadhan diharapkan tetap konsisten hingga akhir bulan demi mencapai derajat ketakwaan yang hakiki.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....