“Tarbiyah Mengajar” Perkuat Peran Mahasiswa dalam Pengabdian Berbasis Masjid
- 24 Feb 2026 12:17 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Surakarta : Dewan Eksekutif Mahasiswa Fakultas Tarbiyah (DEMA FATA) UIN Raden Mas Said Surakarta secara resmi memperkenalkan program pengabdian masyarakat bertajuk “Tarbiyah Mengajar” pada Senin (23/2/2026). Kegiatan yang berlangsung penuh khidmat tersebut menjadi ajang sinergi besar, melibatkan DEMA Fakultas, DEMA Universitas, seluruh Himpunan Mahasiswa Program Studi (HMPS) di lingkungan Fakultas Tarbiyah, hingga mahasiswa umum yang memiliki semangat pengabdian.
Program ini sekaligus menjadi wujud implementasi Tri Dharma Perguruan Tinggi serta upaya menghidupkan kembali peran strategis masjid sebagai pusat pembinaan umat.
Ketua DEMA FATA, Muhammad Farhan Haqiqi, dalam sambutan pembukaannya menegaskan bahwa “Tarbiyah Mengajar” merupakan bentuk nyata pengamalan Tri Dharma, terutama dalam aspek pengabdian kepada masyarakat yang harus dirasakan langsung manfaatnya oleh lingkungan sekitar.
"Hari ini kita membuktikan bahwa ilmu Tarbiyah tidak boleh hanya terpenjara di dalam ruang kelas. Melalui 'Tarbiyah Mengajar', kita membawa teori ke dalam aksi nyata bagi warga sekitar kampus," kata Farhan.
Program ini membawa gagasan besar bertema “Masjid dan Tarbiyah”, yakni menghidupkan kembali fungsi masjid sebagai pusat peradaban dan ruang pembelajaran umat, bukan hanya sebatas tempat ibadah ritual. Melalui pendekatan pembelajaran yang kreatif dan partisipatif—mulai dari materi BTQ, Fiqh, hingga Akhlak—mahasiswa diharapkan mampu menghadirkan energi dan semangat baru bagi anak-anak di lingkungan masjid.
Keistimewaan program tahun ini terletak pada konsepnya yang terbuka dan merangkul banyak pihak. Relawan yang terlibat tidak hanya berasal dari pengurus organisasi mahasiswa, tetapi juga mahasiswa umum dari berbagai program studi di Fakultas Tarbiyah. Tingginya minat pendaftar membuat proses seleksi berlangsung ketat. Dari jumlah pelamar yang sangat banyak, hanya 55 orang atau sekitar 35 persen yang dinyatakan lolos dan siap diterjunkan ke sejumlah masjid di sekitar kawasan UIN Raden Mas Said Surakarta.
Pembukaan program semakin bermakna dengan kehadiran Rustam Ibrahim yang memberikan motivasi sekaligus meresmikan dimulainya kegiatan. Ia mendorong mahasiswa menjadikan program ini sebagai ruang belajar sosial untuk mengasah kemampuan pedagogis sekaligus memperkuat empati terhadap masyarakat.
Dukungan juga datang dari Dekan Fakultas Tarbiyah yang menilai inisiatif ini sebagai langkah strategis dalam mempererat hubungan kampus dengan masyarakat, sekaligus menjaga nama baik almamater melalui pengabdian yang santun dan berintegritas.
Sebagai penutup rangkaian kegiatan, program ini akan diakhiri dengan panggung bakat serta perlombaan bagi anak-anak binaan masjid, sebagai wadah untuk menumbuhkan rasa percaya diri, keberanian, dan semangat berprestasi sejak usia dini.
"Fokus utamanya bukan pada menang atau kalah, melainkan bagaimana kita membangun mental juara, keberanian, dan rasa percaya diri mereka sejak dini," ujar Farhan.
Dengan dimulainya "Tarbiyah Mengajar", UIN Raden Mas Said Surakarta kembali menegaskan perannya dalam mencetak calon pendidik yang tidak hanya cerdas secara intelektual, tetapi juga peka secara sosial.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....