Minggu Pertama Ramadan, Harga Sayuran di Banjarnegara Melonjak hingga 100 Persen
- 23 Feb 2026 14:53 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banjarnegara - Memasuki pekan pertama Ramadan, harga sayur mayur di sejumlah pasar tradisional di Kabupaten Banjarnegara melonjak tajam. Kenaikan bahkan mencapai 100 persen untuk beberapa komoditas.
Lonjakan harga terjadi di Pasar Kota Banjarnegara. Minimnya pasokan di pasaran disebut menjadi salah satu penyebab utama meroketnya harga kebutuhan pokok tersebut.
Salah seorang pedagang sayur, Heni, mengungkapkan hampir seluruh jenis sayuran mengalami kenaikan harga sejak awal Ramadan.
“Sejak awal puasa sudah naik. Hampir semua sayuran harganya naik, ada yang sampai dua kali lipat,” ujar Heni, Minggu (23/2/2026).
Sejumlah komoditas yang mengalami kenaikan signifikan di antaranya kangkung, bayam, dan terong yang naik hingga 100 persen. Harga timun naik dari Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram. Jagung manis juga naik dari Rp 5 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram.
Kenaikan lebih tinggi terjadi pada buncis, dari Rp 4 ribu menjadi Rp 10 ribu per kilogram.
Sementara itu, harga tomat naik dari Rp 8 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram. Wortel juga mengalami kenaikan dari Rp 7 ribu menjadi Rp 12 ribu per kilogram.
Kenaikan paling mencolok terjadi pada komoditas cabai. Cabai setan melonjak dari Rp 50 ribu menjadi Rp 90 ribu per kilogram. Cabai merah keriting naik dari Rp 35 ribu menjadi Rp 50 ribu per kilogram. Sedangkan cabai hijau naik dari Rp 25 ribu menjadi Rp 35 ribu per kilogram.
“Harga bawang merah ikut terdongkrak dari Rp 35 ribu menjadi Rp 45 ribu per kilogram. Namun, harga bawang putih masih relatif stabil, yakni Rp 35 ribu per kilogram untuk jenis bawang apel dan Rp 40 ribu per kilogram untuk jenis kating,” ucapnya.
Akibat kenaikan harga ini, para pedagang mengaku omzet penjualan mereka turun hingga 20 persen. Banyak pelanggan memilih mengurangi jumlah belanjaan untuk menyiasati harga yang terus merangkak naik.
“Pembeli sekarang belinya sedikit-sedikit. Biasanya satu kilo, sekarang setengah kilo,” kata Heni.
Para pedagang berharap pasokan sayuran segera kembali normal sehingga harga bisa berangsur turun di tengah meningkatnya kebutuhan masyarakat selama bulan Ramadan. (jkw)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....