Pasar Ramadan UMP Dongkrak Omzet Pelaku UMKM
- 23 Feb 2026 10:09 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Lebih dari 300 stan UMKM meramaikan pasar Ramadan di Dukuhwaluh Purwokerto. Para pelaku UMKM difasilitasi tempat oleh Universitas Muhammadiyah Purwokerto (UMP) untuk berjualan di pelataran Kampus 1 berjualan selama bulan suci Ramadan 1447 Hijriah.
Salah satu pedagang, Saryono, mengaku sudah dua kali berpartisipasi di Pasar Ramadan UMP. Menurutnya, keberadaan pasar ini sangat membantu pelaku UMKM mempromosikan produk-produknya, sekaligus meningkatkan pendapatan.
“Membantu sekali. Kalau jualan di sini lebih laris dari hari-hari biasa. Saya biasa ngider (berkeliling) pakai sepeda motor,” tutur Saryono kepada RRI.
| Baca juga: Belajar Kuat di Titik Terendah Melalui Doa |
Tahun lalu, omzet hariannya bisa mencapai Rp500.000 dari berjualan siomay. Dengan antusiasme tinggi dari pengunjung, ia berharap pendapatannya tahun ini bisa meningkat dibandingkan Ramadan sebelumnya.
“Sehari saya bawa kira-kira 3 kilogram adonan. Kalau habis dapetnya sekitar setengah juta,” ujar warga Desa Gandatapa Kecamatan Sumbang itu.
Senada disampaikan oleh pedagang lainnya, Imel. Ia mengatakan bahwa ini adalah tahun keduanya berpartisipasi di Pasar Ramadan UMP.
Bersama rekannya, Imel berjualan es jeruk dengan harga Rp5.000 per gelasnya. Dari usahanya itu, Imel mengaku bisa meraup ratusan ribu rupiah dalam satu hari.
“Omzetnya sekitar Rp300.000-500.000. Mudah-mudahan tahun ini bisa meningkat," tutur Imel.
Sementara itu, Rektor UMP Prof. Dr. Jebul Suroso menyampaikan bahwa ini merupakan tahun keempat penyelenggaraan Pasar Ramadan di UMP. Ia menegaskan, pasar ini bukan sekadar agenda tahunan kampus, melainkan bagian dari misi membangun ekosistem ekonomi masyarakat Banyumas.
“Misi kami adalah menggembirakan masyarakat Banyumas dan semakin menggeliatkan UMKM dan perekonomian di wilayah Banyumas,” kata Prof. Jebul.
Pada tahun-tahun sebelumnya, jumlah transaksi di Pasar Ramadan UMP berkisar Rp 2-2,5 miliar. Rektor berharap, tahun ini angka transaksi bisa menyamai atau bahkan melampaui kisaran tersebut.
“Hampir setiap tahun jumlah uang beredar sekitar Rp2-2,5 miliar. Kami menargetkan tahun ini juga di angka itu. Syukur-syukur bisa Rp3 miliar,” tutur Jebul.
Pasar Ramadan UMP 2026 resmi dibuka pada Kamis (19/2/2026). Pasar ini buka setiap hari dan menjadi salah satu tempat berburu takjil favorit masyarakat.
Tahun ini, Pasar Ramadan UMP terselenggara berkat kolaborasi dengan Bank Indonesia. Kerja sama ini mendorong semua transaksi dilakukan lewat QRIS alias pembayaran nontunai sebagai salah satu upaya mendukung ekosistem ekonomi digital. (FR).
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....