Tunanetra Ikut Nobar Piala Dunia, Apresiasi Komentator RRI
- 28 Jun 2026 09:59 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Kegiatan nonton dan dengar bareng Piala Dunia 2026 yang digelar RRI Purwokerto di kawasan Car Free Day (CFD) Alun-Alun Purwokerto, Minggu (28/6/2026) pagi, mendapat sambutan hangat dari masyarakat. Selain menjadi sarana hiburan, kegiatan tersebut dinilai mampu menghadirkan edukasi olahraga sekaligus mempererat kebersamaan warga.
Anggota DPR RI Komisi VII, Siti Mukaromah, mengapresiasi langkah RRI yang menghadirkan siaran pertandingan Piala Dunia di ruang publik. Menurutnya, kehadiran RRI sebagai salah satu media yang memperoleh lisensi siaran bersama TVRI memberikan kesempatan lebih luas bagi masyarakat untuk menikmati ajang sepak bola terbesar di dunia.
"Hari ini luar biasa. RRI sebagai salah satu media yang diberi kesempatan untuk lisensi penyiaran bersama TVRI menghadirkan nobar di tengah masyarakat. Ini menjadi energi positif karena masyarakat yang sedang menikmati CFD bisa sekaligus berolahraga dan menyaksikan pertandingan sepak bola bersama," kata Siti Mukaromah.
Ia menilai kegiatan tersebut memiliki nilai edukatif, terutama bagi anak-anak dan remaja yang memiliki minat di bidang sepak bola. Menurutnya, menyaksikan pertandingan kelas dunia dapat menjadi motivasi bagi generasi muda untuk mengembangkan bakat dan bercita-cita menjadi atlet profesional.
"Ini bisa membangkitkan edukasi persepakbolaan bagi anak-anak dan remaja kita. Mereka yang bercita-cita menjadi pemain sepak bola dapat termotivasi untuk terus berlatih dan mengharumkan nama daerah, bahkan menjadi bagian dari Tim Nasional Indonesia di masa depan," ujarnya.
Melihat tingginya antusiasme masyarakat, Siti berharap kegiatan serupa dapat kembali digelar pada fase-fase berikutnya dalam Piala Dunia 2026. Ia bahkan mengusulkan agar nobar kembali diselenggarakan saat babak semifinal hingga final.
"Kalau babak penyisihan saja sudah seru dan ramai, apalagi nanti semifinal atau final. Kami berharap RRI bisa hadir kembali sehingga masyarakat dapat menikmati pertandingan bersama sambil membangun kebersamaan dan suasana yang damai," katanya.
Sementara itu, kegiatan nobar tersebut juga memberikan pengalaman berharga bagi penyandang disabilitas netra. Salah satu anggota Persatuan Tuna Netra Indonesia (Pertuni) Banyumas, Ardinal Purbowo, mengaku tetap dapat mengikuti jalannya pertandingan melalui siaran radio dan komentar yang disampaikan penyiar RRI.
"Seru sekali bisa nonton bareng bersama masyarakat umum. Walaupun tuna netra, saya tetap bisa mengikuti pertandingan melalui informasi dari komentator RRI. Dari suara dan penjelasan yang disampaikan, kami bisa mengimajinasikan jalannya pertandingan," ujarnya.
Menurutnya, kehadiran siaran olahraga yang ramah bagi penyandang disabilitas menjadi bentuk layanan publik yang penting. Ia berharap kegiatan serupa terus dilaksanakan agar semakin banyak kelompok masyarakat dapat menikmati momentum olahraga dunia secara inklusif.
Acara nonton dan dengar bareng Piala Dunia 2026 yang digelar RRI Purwokerto tidak hanya menjadi ajang menyaksikan pertandingan Kolombia melawan Portugal, tetapi juga menghadirkan ruang interaksi, edukasi, serta hiburan yang dapat dinikmati seluruh lapisan masyarakat. Pada kesempatan tersebut skor imbang 0-0 terus bertahan hingga peluit akhir dibunyikan.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....