Siti Mukaromah Kenang Euforia Piala Dunia di Desa

  • 12 Mei 2026 10:13 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Banyumas— Anggota Komisi VII DPR RI Siti Mukaromah, mengenang masa kecilnya yang penuh kesederhanaan. Saat menikmati euforia pertandingan sepak bola, termasuk Piala Dunia, dari sebuah desa di kawasan pegunungan.

Mba Erma sapaan akrab legislator dari PKB ini bercerita, pada masa itu akses hiburan sangat terbatas. Televisi masih menjadi barang mewah yang hanya dimiliki segelintir warga.

“Oh ya, waktu jaman aku kecil ya. Dulu kita kan orang desa, kehidupan di desa lumayan gunung lah ya,” ujar Siti Mukaromah mengenang.

Menurutnya, momen menonton pertandingan besar seperti sepak bola atau bulu tangkis selalu menjadi ajang berkumpul warga. Biasanya, masyarakat menonton secara bersama di rumah kepala desa atau warga yang memiliki televisi.

“Yang punya TV itu terbatas. Jadi nontonnya biasanya di rumah Pak Lurah atau orang yang sedikit lebih mampu. Jadi rame-rame,” katanya.

Meski saat itu belum sepenuhnya memahami aturan permainan sepak bola, suasana kebersamaan menjadi daya tarik utama. “Belum terlalu paham cara mainnya, tapi seru. Senang karena rame-rame nonton,” tambahnya.

Erma juga mengenang bagaimana suasana bisa berubah sangat meriah saat terjadi gol, bahkan tak jarang diwarnai teriakan hingga adu argumen antarpenonton. “Kalau sudah gol, wah serunya ampun. Tapi kadang juga kalau ada yang pasang taruhan bisa sampai ada ribut kecil,” ujarnya sambil tersenyum.

Selain televisi, radio menjadi sumber utama informasi olahraga, termasuk siaran langsung pertandingan Piala Dunia melalui RRI. “Di rumah adanya radio. Jadi yang didengar ya RRI. Kalau zaman itu, ya Piala Dunia dari radio,” kenangnya.

Erma menggambarkan pengalaman mendengarkan siaran radio saat pertandingan berlangsung sebagai sesuatu yang sangat imajinatif. Suara penyiar menjadi satu-satunya jembatan yang menghadirkan suasana pertandingan.

“Kalau reporter cerita, kita seperti ikut terbawa suasana. Seolah-olah ikut nonton langsung,” katanya.

Memasuki gelaran Piala Dunia 2026, Siti Mukaromah mengajak masyarakat untuk kembali merasakan semangat kebersamaan dalam menikmati pertandingan melalui media penyiaran nasional, baik televisi maupun radio.

“Sebentar lagi Piala Dunia akan dilaksanakan. TVRI menyiarkan langsung, dan RRI juga bisa kita dengarkan. Ayo bersama-sama kita nikmati,” ujarnya.

Dirinya menegaskan bahwa sepak bola bukan sekadar hiburan, melainkan juga sarana pemersatu bangsa. “Bola adalah pemersatu dan penyemangat hidup kita semua,” pungkasnya.

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....