Pelatih Tinju Banyumas Matangkan Persiapan Jelang POPDA Jateng 2026
- 10 Agt 2026 11:46 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas: Atlet tinju Kabupaten Banyumas terus mematangkan persiapan menghadapi Pekan Olahraga Pelajar Daerah atau POPDA Jawa Tengah 2026. Persiapan dilakukan melalui pemusatan latihan atau training center (TC) dengan menggabungkan atlet dari sejumlah kamp tinju di Banyumas.
Pelatih Tinju Banyumas, Clemen Kahewa Marak, mengatakan latihan digelar secara rutin setiap Senin, Rabu, Kamis, dan Sabtu. Pemusatan latihan dilakukan untuk meningkatkan kesiapan atlet sekaligus menyatukan kemampuan para atlet yang sebelumnya berasal dari kamp berbeda.
Menurut Clemen, pembinaan atlet difokuskan pada tiga aspek utama, yakni fisik, mental, dan teknik. Kondisi fisik menjadi perhatian utama karena tinju merupakan olahraga yang membutuhkan daya tahan dan kekuatan fisik selama pertandingan.
“Fisik, mental, tekniknya itu yang kami tekankan kepada atlet-atlet. Dan juga intensitas latihan tinju dengan cabur-cabur lain kan beda, Karena tinju ini olahraga tidak terukur. Jadi itu memang programnya lebih utama kayak fisik,” katanya.
Ia menjelaskan, salah satu tantangan dalam persiapan saat ini adalah proses adaptasi antaratlet. Para atlet berasal dari beberapa kamp dengan karakter dan pola latihan yang berbeda sehingga membutuhkan waktu untuk membangun kekompakan sebagai satu tim Banyumas.
Selain pembinaan fisik dan mental, tim pelatih juga menyiapkan strategi dengan mempelajari karakter serta teknik calon lawan. Hal tersebut dilakukan agar atlet dapat menentukan cara menghadapi lawan sesuai dengan gaya bertanding masing-masing.
Clemen optimistis para atlet mampu memberikan hasil terbaik pada POPDA Jateng 2026. Optimisme tersebut didasarkan pada perkembangan dan hasil latihan yang telah dijalani para atlet selama masa persiapan.
Selain fokus menghadapi kompetisi, Clemen juga mengajak generasi muda Banyumas yang tertarik menekuni olahraga tinju untuk bergabung dengan kamp bela diri yang tersebar di wilayah Purwokerto. Menurutnya, pembinaan sejak dini dapat menjadi langkah untuk mencetak atlet berprestasi dan mengikuti berbagai kejuaraan. (Dina Darozatun)
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....