Purwokerto Half Marathon Kejar Rekor dan Ekonomi
- 16 Mei 2026 21:08 WIB
- Purwokerto
RRI.CO.ID, Banyumas — Purwokerto Half Marathon 2026 tidak sekadar menjadi ajang adu cepat ribuan pelari. Event yang akan digelar Minggu (17/5/2026) pagi itu juga diproyeksikan menjadi penggerak ekonomi lokal Banyumas, mulai dari sektor hotel, kuliner, UMKM hingga destinasi wisata.
Sebanyak 6.000 pelari dipastikan ambil bagian dalam event tahunan tersebut. Kehadiran peserta dari berbagai daerah dinilai mampu menciptakan perputaran uang hingga Rp10 miliar selama momentum long weekend di Purwokerto.
Sekretaris Daerah Provinsi Jawa Tengah, Sumarno dalam keterangan kepada media mengatakan, Purwokerto Half Marathon menjadi bagian dari pengembangan sport tourism yang terus didorong Pemerintah Provinsi Jawa Tengah.
“Minimal mereka menginap di hotel, makan, dan harapannya berbelanja untuk UMKM di Purwokerto,” kata Sumarno saat konferensi pers di Purwokerto, Sabtu (16/5/2026) malam.
Menurutnya, event olahraga saat ini tidak hanya berdampak pada kesehatan masyarakat, tetapi juga mampu menggerakkan ekonomi daerah. Ia berharap para pelari dan pendamping tidak hanya datang sehari, melainkan menikmati libur panjang di Banyumas selama beberapa hari.
Dengan begitu, dampak terhadap tingkat hunian hotel, sektor kuliner, pusat oleh-oleh, hingga tempat wisata di Purwokerto dan sekitarnya akan semakin besar.
Pemprov Jawa Tengah mencatat, perputaran ekonomi dari Purwokerto Half Marathon terus meningkat setiap tahun. Pada 2024 mencapai sekitar Rp6,4 miliar, kemudian naik menjadi Rp8,5 miliar pada 2025.
“Tahun 2026 ini harapannya menjadi Rp10 miliar. Mudah-mudahan berhasil, bahkan lebih dari itu,” ujarnya.
Selain dampak ekonomi, Purwokerto Half Marathon 2026 juga membidik dua rekor Museum Rekor Dunia Indonesia (MURI), yakni cheering terbanyak dan edukasi pelari terbanyak tentang perlindungan konsumen melalui kampanye Run From Scam.
Sumarno menilai, konsep cheering massal menjadi daya tarik tersendiri bagi peserta lari karena memberi pengalaman berbeda selama melintasi rute lomba.
“Dengan banyaknya titik cheering, masyarakat jadi merasa memiliki event ini. Jadi bukan hanya milik panitia atau pelari, tapi gawe bersama warga Purwokerto,” katanya.
Sementara itu, edukasi Run From Scam dinilai relevan di tengah maraknya penipuan digital. Menurut Sumarno, masyarakat perlu semakin waspada terhadap berbagai modus penipuan melalui telepon maupun pesan digital.
“Sekarang transaksi perbankan sudah menggunakan digitalisasi. Berbagai scam banyak terjadi. Edukasi ini sangat penting agar masyarakat tidak mudah merespons komunikasi yang masuk ke handphone,” ujarnya.
Pelaksana Tugas Kepala Dinas Pemuda, Olahraga, Kebudayaan, dan Pariwisata Kabupaten Banyumas, Junaidi mengatakan, Banyumas bangga karena Purwokerto Half Marathon kembali digelar untuk ketiga kalinya.
“Kami berharap half marathon bisa memberikan manfaat bagi Kabupaten Banyumas,” kata Junaidi.
Sementara itu, Race Director Purwokerto Half Marathon 2026, Ronny Yuliananto Kurniawan mengatakan, hingga saat ini terdapat 70 kelompok cheering yang sudah terdaftar memeriahkan lintasan lomba.
“Harapannya event ini dapat memberi kemanfaatan maksimal bagi masyarakat. Termasuk nanti insyaallah ada pemecahan rekor MURI untuk cheering terbanyak,” ujar Ronny.
Adapun total peserta terdiri dari 2.000 pelari kategori 21K, 1.750 peserta 10K, 2.000 peserta 5K, serta 250 peserta 3K fun run.
Kata Kunci / Tags
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....