Exco AFP Jateng Soroti Pengelolaan Futsal Indonesia

  • 15 Feb 2026 08:55 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Pengelolaan futsal dinilai masih menghadapi berbagai tantangan, terutama dalam hal dukungan dan perhatian dari PSSI. Dalam Program Kick N Rush Pro 2 RRI Purwokerto bersama Exco AFP Jawa Tengah menyoroti sejumlah persoalan futsal yang masih terjadi di Indonesia.

“Jadi pengelolaan futsal itu mungkin dipandang sebelah mata, dalam artian apa sih futsal kan gitu. Tapi dengan kemarin saya pikir pembuktian untuk futsal, karena saya mengikuti dalam organisasi futsal dari 2008 sampai sekarang,” ungkap Taufiq Farhan selaku Exco AFP Jawa Tengah.

Pengalaman di tingkat kabupaten/kota menjadi contoh nyata. Ia menceritakan saat hendak mengikuti kejuaraan daerah (Jurda), tim harus berangkat tanpa dukungan anggaran. “Waktu pengalaman, kami mau berangkat ke Jurda itu tidak ada anggaran sama sekali dan latihan sudah kita handle semua. Buat ke Jurda itu ya setidaknya ada perhatian sedikitlah waktu itu PSSI, kami sudah memohon dengan proposal dan lain sebagainya tetap tidak ada, sampai kita tuh mendadak berangkat,” jelasnya.

Kondisi tersebut menunjukkan bahwa pengelolaan futsal tidak hanya soal teknis pertandingan, tetapi juga menyangkut dukungan dan pembinaan yang berkelanjutan. Tanpa perhatian yang memadai, potensi atlet dan organisasi di daerah sulit berkembang secara optimal.

"Mungkin kalau saya melihat bahwa futsal itu independensinya di statutanya harus tetap berjalan, biarpun di bawah PSSI, tapi secara anggaran harus diakomodir karena itu sangat penting, mau itu di level nasional, level regional, maupun level kabupaten kota," tegasnya.

Harapannya melalui perhatian dari PSSI yang lebih serius dan dukungan anggaran yang terstruktur, futsal diharapkan mampu berkembang lebih profesional. Dukungan tersebut menjadi kunci agar pembinaan berjalan konsisten dan prestasi di berbagai level dapat terus meningkat. (Dwinanda)

google-preference

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru Lainnya

Memuat berita terbaru.....