Gebyar Akhir Tahun Andhang Pangrenan Angkat Budaya Banyumas
- 31 Des 2025 21:42 WIB
- Purwokerto
KBRN, Banyumas: Menyambut pergantian tahun 2026, kawasan Wisata Taman Andhang Pangrenan menggelar acara Gebyar Akhir Tahun dengan mengusung kekayaan budaya lokal Banyumas. Kegiatan ini berlangsung seharian penuh, sejak pagi hingga malam hari, dan menghadirkan beragam pertunjukan seni tradisional serta hiburan masyarakat.
Farid Aufar Ma'ruf, A.Md., selaku pengelola Taman Andhang Pangrenan, menjelaskan rangkaian kegiatan dimulai sejak pagi dengan senam bersama. Memasuki siang hingga sore hari, pengunjung disuguhkan kesenian Ebeg Banyumas dan dilanjutkan dengan penampilan musik keroncong hingga kenthongan.

Farid Aufar Ma'ruf, A.Md., selaku pengelola Taman Andhang Pangrenan. (dok. RRI Purwokerto/Fenny)
Puncak acara ditutup dengan pertunjukan Lengger Banyumas dan musik dangdut hingga tengah malam. Menurut Farid, pemilihan konsep budaya lokal bertujuan untuk mengangkat budaya Banyumas sebagai bentuk promosi sekaligus pelestarian kearifan lokal.
Tujuan utama diselenggarakan acara ini adalah memberikan ruang hiburan positif bagi masyarakat mengingat di tahun ini Pemerintah Kabupaten Banyumas melarang adanya pesta kembang api. Melalui kegiatan ini, wisatawan dari luar daerah diharapkan dapat mengenal dan mempelajari budaya Banyumas secara langsung, khususnya bagi mereka yang memilih merayakan malam tahun baru di Purwokerto.
“Salah satu cara kami untuk mempromosikan budaya lokal, siapa tahu banyak pelancong atau wisatawan yang dari luar daerah untuk berakhir tahun di Purwokerto. Para wisatawan dari luar kota bisa menyaksikan, juga nanti mungkin ada yang bisa dipelajari dari budaya Banyumas.” Ungkap Farid.
Dari aspek keamanan dan kenyamanan pengunjung, panitia telah melakukan sejumlah langkah antisipatif. Persiapan pengamanan disiapkan secara matang, mulai dari penataan venue, pengamanan area panggung, hingga pemangkasan ranting pohon yang berpotensi membahayakan, mengingat kondisi Taman Andhang Pangrenan yang licin serta cuaca yang tidak menentu.
Farid berharap masyarakat Banyumas semakin bangga terhadap budayanya sendiri dan tidak tergerus oleh arus modernisasi. Ia juga mengajak generasi muda untuk ikut berperan aktif dalam melestarikan dan mempromosikan budaya lokal, sehingga Banyumas tetap dikenal sebagai daerah yang kaya akan tradisi dan seni budaya.
Rekomendasi Berita
Memuat berita terbaru.....