Risiko Tinggi di Era Digital, Anak Harus Melek Digital

  • 29 Apr 2026 10:03 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Forum Diskusi Publik bertema “Strategi Mengarahkan Anak Masa Kini dalam Belajar agar Melek Digital menuju Arah yang Positif” yang diselenggarakan Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI. Forum tersebut diadakan karena melihat perkembangan teknologi digital yang semakin pesat menuntut adanya strategi tepat dalam mengarahkan anak agar mampu memanfaatkan ruang digital secara positif.

Anak-anak masa kini tidak dapat dipisahkan dari penggunaan gawai sejak usia dini. Kondisi ini diibaratkan seperti “kertas putih” yang masih sangat rentan, sehingga perlu pendampingan agar tidak terpapar konten atau informasi yang belum sesuai dengan tahap perkembangan mereka.

Internet dinilai sebagai alat belajar yang sangat potensial, namun juga memiliki risiko jika tidak digunakan dengan bijak. Ancaman seperti predator daring, kecanduan gawai, hingga penipuan online menjadi perhatian serius yang perlu diantisipasi sejak dini oleh orang tua dan lingkungan sekitar.

Peran orang tua sebagai garda terdepan dalam membimbing anak di ruang digital. Artinya, pengawasan dan pembentukan karakter menjadi tanggung jawab utama keluarga dalam kehidupan sehari-hari.

Selain itu, pentingnya literasi digital juga menjadi sorotan, khususnya dalam aspek etika dan keamanan. Anak-anak perlu diajarkan sopan santun dalam berinteraksi di dunia maya, serta dibekali pemahaman untuk menjaga data pribadi agar tidak disalahgunakan pihak yang tidak bertanggung jawab.

“Anak-anak kita itu ibarat tunas yang akan bertumbuh dan besar. Tunas ini kita rawat hari ini bukan sekadar untuk hari ini, tetapi untuk masa depan keluarga dan bangsa. Jika sejak awal anak-anak kita dibentuk dengan nilai etika, literasi, dan kesadaran akan lingkungan yang positif, maka kita tidak hanya mencetak generasi cerdas, tetapi generasi yang berkarakter dan berdaya tahan di tengah perubahan zaman,” ujar Dr. Rosarita Niken Widiastuti, M.Si.

Dengan pendekatan yang tepat, pendampingan orang tua, serta penguatan literasi digital, diharapkan anak-anak tidak hanya cakap teknologi, tetapi juga mampu memanfaatkan ruang digital secara bijak dan bertanggung jawab. (Dwinanda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....