Pertahanan Semesta di Era Digital, Masyarakat Jadi Garda Terdepan

  • 29 Apr 2026 07:38 WIB
  •  Purwokerto

RRI.CO.ID, Purwokerto - Konsep pertahanan negara kini semakin luas seiring perkembangan teknologi digital. Untuk menjelaskan hal tersebut, Kementerian Komunikasi dan Digital bersama Komisi I DPR RI kembali mengadakan Forum Diskusi Publik bertema “Pertahanan Semesta di Era Digital”.

Anggota Komisi I DPR RI, Sarifah Ainun Jariyah menegaskan bahwa medan pertahanan saat ini tidak lagi terbatas pada darat, laut, dan udara, tetapi juga mencakup ruang siber dan informasi. Kondisi ini menempatkan masyarakat bukan lagi sebagai objek, melainkan subjek atau garda terdepan dalam menghadapi berbagai ancaman digital.

Peran masyarakat menjadi sangat penting dalam menjaga ketahanan nasional, terutama melalui kemampuan berpikir kritis, peningkatan literasi digital, serta sikap bijak dalam menggunakan media sosial. Hal ini dinilai sebagai bentuk pertahanan nonmiliter di era digital.

“Pertahanan semesta di era digital bukan hanya soal kekuatan militer, tetapi ketahanan masyarakat dalam menghadapi informasi dan teknologi,” ujar Sarifah Ainun Jariyah, Anggota Komisi I DPR RI.

Selanjutnya, kolaborasi menjadi kunci utama dalam menghadapi ancaman siber. Sinergi antara TNI, pemerintah, sektor swasta, akademisi, hingga masyarakat luas diperlukan karena tidak ada satu pihak pun yang mampu menghadapi serangan digital secara sendiri.

Selain itu, penguatan kedaulatan digital menjadi perhatian penting. Ketergantungan terhadap teknologi asing serta lemahnya perlindungan data dinilai sebagai tantangan serius yang dapat mengancam keamanan nasional jika tidak segera diantisipasi.

Serangan siber disebut memiliki karakteristik yang tidak terlihat namun berdampak besar (invisible but impactful). Ancaman ini dapat melumpuhkan layanan publik hingga memicu kebocoran data yang berpotensi merugikan negara dan masyarakat secara luas.

Oleh karena itu, penguatan literasi digital, kolaborasi lintas sektor, serta peningkatan kesadaran masyarakat, diharapkan konsep pertahanan semesta dapat beradaptasi dengan dinamika zaman. Dengan demikian, Indonesia mampu menghadapi berbagai ancaman di ruang digital secara lebih tangguh dan terintegrasi. (Dwinanda)

Rekomendasi Berita

Berita Terbaru

Memuat berita terbaru.....